oleh

Kasus COVID-19 Bertambah, 70 persen Berstatus OTG

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Kota Palembang kembali terkategori sebagai daerah zona merah COVID-19. Hal ini berdasarkan data laporan dari data perkembangan COVID-19 pada Selasa (19/1).

Dari laporan tersebut di kota Palembang total terdapat 6.202 orang dinyatakan positif Corona Virus Disease, lalu 20.709 orang dinyatakan sebagai suspek, dan Orang Tanpa Gejala (OTG) 11.928 orang. Kemudian, 14 kabupaten dan kota di Sumsel dinyatakan sebagai daerah zona oranye yakni Ogan Komering Ilir (OKI), Lahat, Ogan Komering Ulu (OKU), Musi Banyuasin, Muara Enim, Musi Rawas, Banyuasin, Ogan Ilir, Ogan Komering Ulu Timur (OKUT), Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), Penukal Abab Lintang Ilir (PALI), Kota Prabumulih, Kota Pagaralam, dan Kota Lubuklinggau.

Sementara dua kabupaten yang termasuk zona kuning yaitu Empat Lawang dan Musi Rawas Utara (Muratara). Hingga kini total kasus COVID-19 di Sumsel mencapai 13.122.

Jumlah kasus aktif COVID-19 sebanyak 1.720. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Dra Lesty Nurainy Apt MKes, melalui Kasi Survailens dan Imunisasi, Yusri mengatakan, peningkatan kasus positif berkaitan dengan merosotnya kesadaran mayarakat dalam menerapkan 3M protokol kesehatan (Memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak) selama beraktifitas diluar rumah.

“Sekarang ini banyak orang tanpa gejala (OTG), sekitar 70 persen atau hanya menunjukkan gejala ringan saja, maka dari itu tak henti-hentinya kita mengingatkan, taati protokol kesehatan dan melakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), itu wajib,” kata Jubir Satgas COVID-19 Sumsel, kepada SUMEKS.CO. Selasa (19/1/2020).

Sementara itu, Ia menambahkan, bagi yang masih mengalami gejala ringan disarankan untuk melakukan isolasi mandiri dirumah, sampai kondisi tubuh benar-benar pulih sebab tubuh yang kurang sehat sangat rentan terpapar virus. Disamping pihaknya mempersiapkan tempat isolasi mandiri yang representatif untuk mereka.

“Ada beberapa rumah sakit bahkan puskesmas yang ada layanan rawat inap disiapkan sebagai tempat isolasi. Namun memang baru tersedia bagi mereka yang terpapar kuat sedangkan layanan untuk yang bergejala ringan masih dalam pembahasan. Disisilain, sekarang tengah memasifkan proses vaksinasi,” imbuh nya.

Untuk diketahui, berdasarkan update online data Rumah Sakit di Sumsel (18/1), jumlah ketersediaan ruang perawatan (Okupansi) COVID-19 terisi sebanyak 41 persen dan di Kota Palembang 39 persen. “Jumlah tersebut mengalami penurunan dari jumlah beberapa bulan lalu yang mencapai 80 persen,” pungkasnya. (Bm)

Komentar

Berita Lainnya