oleh

Kasus Covid-19 di Muara Enim Terus Merangkak Naik

MUARA ENIM – Peningkatan angka pertumbuhan kasus baru Covid-19 di wilayah Kabupaten Muara Enim tak dibarengi dengan angka kesembuhan. Tingkat kesembuhan kasus Covid-19 di Bumi Serasan Sekundang mencapai 37 persen, lebih rendah dari rata-rata kesembuhan provinsi sumsel sebesar 50,7 persen dan nasional sebesar 42 persen.

Berdasarkan update data satuan gugus tugas (satgas) percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Muara Enim, 29 Juni 2020, tingkat kesembuhan Covid-19 di Kabupaten Muara Enim diangka 37,93 persen. Berdasarkan data tersebut, sebanyak 22 pasien sembuh dari total 58 warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Muara Enim Panca Surya Diharta, mengatakan Tim satgas kembali mencatat penambahan satu kasus baru. “Ada penambahan 1 warga positif nomor kasus 2029, perempuan usia 43 tahun warga Kecamatan Gunung Megang,”kata Panca, Selasa (30/6).

Dengan penambahan kasus baru tersebut, kata Panca, kini total warga yang terkonfirmasi terpapar Covid-19 di Kabupaten Muara Enim sebanyak 59 orang. Dengan rincian 36 pasien yang masih dirawat, 22 sembuh dan 1 meninggal.

Lanjut Panca, tim satgas juga mencatatkan penambahan dua pasien dalam pengawasan (PDP). Hingga saat ini jumlah PDP yang telah selesai pengawasan sebanyak 14 orang dari total 15 PDP keseluruhan. “Adapun total PDP yang masih proses pengawasan sebanyak 1 orang,” terangnya.

Selain itu, kata Panca, pihaknya juga melakukan pemantauan terhadap 16 Orang Dalam Pengawasan (ODP). Total ODP yang telah selesai pengawasan sebanyak 351 dari keseluruhan 367 ODP diwilayah Kabupaten Muara Enim. “Tim satgas juga tengah memantau sebanyak 131 PPDT, total PPDT telah selesai pengawasan diwilayah Muara Enim ada sebanyak 7891 dari 8.022 PPDT keseluruhan,”jelasnya.

Tim Satgas telah mengirim sebanyak 346 sampel PCR ke BBLK Palembang. Dari sampel tersebut sebanyak 260 telah diketahui hasilnya dengan rincian 31 positif dan 231 negatif. “Sementara sisanya ada 85 sampel yang masih proses pemeriksaan,” jelasnya.

Lebih lanjut Panca, menerangkan terkait masih adanya penambahan kasus dan klaster baru, maka Kabupaten Muara Enim belum akan menerapkan new normal. New normal, lanjut Panca, akan diterapkan setelah regulasi yang disusun pemerintah selesai.

“Jadi Kabupaten Muara Enim belum menerapkan New Normal, setelah regulasi disusun baru diterapkan, intinya penambahan Covid-19 di Muara Enim ini sudah masuk ke ranahnya masyarakat,”tegasnya.

Untuk itu, pihaknya kembali mengingatkan agar masyarakat ikut bekerjasama memutus penyebaran wabah Covid-19 di Bumi Serasan Sekundang. Dirinya meminta masyarakat tetap menerapkkan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menghindari keramaian.

“Mudah-mudahan kalau 3 M ini kita terapkan, angka penyebaran Covid-19 di Muara Enim dapat terus kita tekan hingga berhasil hilang,”ungkapnya. (ozi)

Komentar

Berita Lainnya