oleh

Kasus Pengancaman Nasabah Tidak Terbukti Pidana, Berkas di SP3

PALEMBANG – Laporan kasus pidana dugaan pengancaman yang dilakukan Yuliansyah (37) bersama kuasa hukumnya, M Aminudin SH ke Polrestabes Palembang ternyata tidak terbukti benar. Laporan itu bahkan sudah di-SP3-kan atau dihentikan oleh polisi.

Surat SP3 kasusnya itu diungkap Agung Yuda Pratama bersama pengacaranya Achmad Azhari, hari ini, Selasa (14/7/2020).

Seperti diketahui, laporan pengancaman itu menuduh terlapor Agung Yudha Pratama telah mengancam Yuliansyah dengan mengacungkap senjata api pada 23 Februari silam.

Bahkan Agung dituduh sebagai debt colector. Kejadiannya di halaman parkir Puskesmas Sosial Jl Sanusi Lr Mekar 1, Jumat (21/3/2019) sekitar pukul 11.15 WIB.

Atas laporan dari Yuliansyah tersebut di Polrestabes Palembang, Agung Yuda Pratama terancam dipecat dari tempatnya bekerja di PT Mega Finance karena diduga telah mengancam salah satu nasabah.

Hanya saja, dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Sat Reskrim Polrestabes Palembang, Agung tidak terbukti melakukan tindak pidana.

“Usai pemeriksaan dari Sat Reskrim, saya tidak bersalah, sehingga laporan ini membuat saya nyaris dipecat dari tempat saya bekerja,” ujar Agung Yuda Pratama didampingi kuasa hukumnya, Achmad Azhari.

Yang mana, dikatakan Azhari, berdasar surat pemberitahuan penghentian penyidikan (SP3) tanggal 6 Juli lalu, dirinya disebut menagih Yuliansyah sembari mengancam menggunakan Senpi.

“Hasil penyelidikan tidak terbukti unsur pidananya sehingga kasus ini ditutup. Terlebih lagi, saya ini bukan debt colector namun colector PT Mega Finance. Atas laporan dari Yuliansyah ini, nama baik saya sudah tercemar,” tegasnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Pokrestabes Palembang, AKBP Nuryono dibincangi membenarkan hal tersebut.

Bahkan hal tersebut sudah dilaporkan ke pelapor. Yang mana laporan ini tidak bisa dilanjutkan ke tahap penyidikan.

“Hasil pemeriksaan kita, tidak diketemukan unsur pidana, sehingga tidak bisa dilanjutkan ke tahap penyidikan. Ini sudah kita sampaikan ke pelapor,” tandasnya. (afi)

Komentar

Berita Lainnya