oleh

Kasus Penyerobotan Lahan, 8 Ditetapkan Tersangka dan Puluhan Sepeda Motor Diamankan

SUMEKS.CO – Setelah puluhan orang diamankan oleh Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel saat aksi demo anarkis penyerobotan lahan di lokasi PT Sinar Usaha Marga (SUM), Talang Kelapa, Banyuasin, akhirnya tim penyidik menetapkan sebanyak 8 orang sebagai tersangka.

“Terlibat saat aksi demo anarkis karena membawa senjata tajam dan merusak lahan. Saat aksi demo, masyarakat menuntut keadilan terkait sekelompok masyarakat yang menduduki lahan terlantar di lokasi,” kata Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, Rabu (2/12/2020).

Supriadi mengatakan, sebanyak 8 orang yang ditetapkan tersangka karena terindikasi anarkis lantaran saat diamankan kedapatan membawa saja jenis parang dan golok yang berjumlah 31 orang. Sebanyak 26 orang laki-laki dan lima orang perempuan.

“Warga ini menuntut tanah seluas 150 hektare adalah milik mereka. Padahal PT SUM ini sudah ada izin dari Bupati Banyuasin No.503 pada tahun 2012 untuk perkebunan. Dan juga sudah mendapatkan izin di tanah tersebut termasuk yang diklaim oleh warga,” terang Supriadi lagi.

“Dari hasil pemeriksaan 8 orang ditetapkan tersangka yakni Lasadi, Umar Hasan, Sukri, Abastan, Yakub Tobing, Ilham, Muhammad Yusuf dan Yuliha. Juga ikuti diamankan puluhan sepeda motor yang berada di lokasi lahan saat demo anarkis,” katanya lagi.

Mereka, sambung Supriadi memiliki peran masingmasing, 6 orang membawa sajam, satu orang pengerusakan aset dan satu orang perempuan yang menjadi provokator menyuruh merusak.

“Enam orang yang membawa sajam dikenai UU Darurat No 12 Tahun 1951. Satu orang yang melakukan pengerusakan dikenakan pasal 170 KUHP dan untuk provokator dikenakan pasal 160 KUHP. Dan tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru sesuai peran-peran masing,” pungkasnya.(dho)

 

Komentar

Berita Lainnya