oleh

Kasus ‘Salah Tembak’ Adik Ipar, Ini Lanjutannya …

-Hukum, Lainnya-181 views
MUSI RAWAS – Kondisi Siti Khotimah (25) yang tertembak oleh kakak iparnya sendiri yakni Umbar Triyono, warga Desa F Trikoyo, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Mura sudah berangsur membaik.

Setelah mendapatkan perawatan di RS Siloam Lubuklinggau. Hal itu diungkapkan Kapolres Mura, AKBP Suhendro melalui Kapolsek Tugumulyo, AKP Dedi Purma Jaya.

Rencananya, korban yang alami luka tembak senapan angin dan mengenai dada sebelah kanan dibawah payudara dan kini sudah sehat diperkirakan Senin (18/11) sudah keluar dari rumah sakit.

“Perkembangannya itu, kakak iparnya masih ngobati adiknya itu di rumah sakit. Korban sehat. Rencana mau pulang hari ini, tapi karena Minggu, mungkin Senin,” ujarnya.

Ia menjelaskan, beruntung luka tembak yang dialami korban tidak dalam. “Karena peluru itu kan kena roling door dulu, baru kena dia senapan angin. Jadi nembus rolling dor, baru kena adiknya. Makanya tidak begitu parah, kalau tidak ada rolling door saya pikir dalam masuknya,” kata Dedi.

Lebih lanjut, pihaknya sudah menghubungi kakak ipar dari korban yang melakukan penembakan tersebut.

“Semalam dia nunggu adiknya operasi. Adik ipar sendiri, dia itulah yang ngobati,” bebernya.

Kemudian jika kondisi korban telah sembuh dan sehat, maka pihak Polsek akan melakukan intrograsi di Polsek Tugumulyo.

“Setelah dia selesai besok ngobati adiknya, sudah pulang, mau kita BAP semua. Baik yang luka, kakak iparnya, saksinya-saksinya besok,” timpalnya.

Kata Dedi, pasca kejadian yang dialami korban, pihaknya hanya mewanti-wanti jika terjadi apa-apa dengan korban waktu kejadian.

“Senjatanya sudah kita amankan di polsek, kita ambil senjatanya itu semalam. Alhamdulillah sehat (korban), mudah-mudahan tidak ada apa-apa,” terangnya.

Ia menambahkan, kakak ipar dari korban tidak sengaja alias lalai. Sebab saat kejadian kakak iparnya itu mengira ada orang yang hendak maling.

“Tahu-tahunya adik iparnya balik dari Palembang. Itu yang disesalkan istri pelaku, kok tidak memberitahu sms, wa atau telepon,” jelasnya.

Korban diketahui masih berstatus mahasiswi yang kuliah di Palembang.

“Rumah ayuknya di pinggir jalan. Jadi turun dari travel langsun turun di rumah ayuknya, punya warung lewat bebek sigit sekitar 100 meteran. Selama ini tinggal disitu, sering main tempat ayuknya. Selama ini ngomong kalau pulang,” katanya.

Sebelumnya seperti dberitakan sebelumnya kejadian tersebut di rumah mereka, Sabtu (16/11) sekitar pukul 05.00 WIB.

Saat itu korban yang merupakan adik ipar dari pelaku penembakan baru pulang dari Palembang.

Waktu korban telah sampai di rumah itu, korban sempat menggedor pintu roling untuk dibuka. Setelah sekian lama pintu itu tidak dibuka.

Kemudian kakak ipar korban langsung menembakan senapan angin dari dalam rumah ke arah luar pintu roling.
Sehingga peluru menembus pintu roling tersebut. Mengenai korban yang waktu itu ada di luar.

Kakak iparnya yang mengira ada maling, melakukan penembakan dengan menggunakan senapan angin. Tidak tahunya kalau yang menggedor pintu roling adalah adik iparnya sendiri.(wek)

Komentar

Berita Lainnya