oleh

Kasus Suap Garuda, KPK Tetapkan Tersangka Baru

JAKARTA – Pengusutan kasus suap Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar terus dikembangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga antirasuah itu menetapkan tersangka baru dalam kasus suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat terbang dari Airbus SAS dan Rolls-Royce Plc pada PT Garuda Indonesia.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarief mengatakan bahwa dalam pengembangan yang dilakukan penyidik KPK, menetapkan tersangka baru. Yakni Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada PT Garuda Indonesia 2007-2012, Hadinoto Soedigno (HDS),” kata Laode M Syarief di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (7/8).

Dalam pengembangan kasus suap tersebut, KPK bekerja sama dengan beberapa negara sahabat. Bahkan, lanjut Laode, pengembangan kasus ini juga cukup memakan waktu.

“Kasus ini melibatkan banyak negaraseperti Inggris, Singapura, dan Indonesia KPK sendiri lewat kerja sama yang intens,” ujarnya.

Laode menuturkan bahwa KPK menemukan adanya dugaan penggunaan puluhan rekening bank di luar negeri terkait kasus suap tersebut. Selain Emirsyah dan Hadinoto, KPK juga telah menetapkan pendiri PT Mugi Rekso Abadi (MRA) sekaligus beneficial owner Connaught International Pte Ltd, Soetikno Soedarjo (SS) sebagai tersangka.

Emirsyah diduga menerima suap dari Soetikno sebesar 1,2 juta Euro dan USD180 ribu atau setara Rp20 miliar. (net/dom)

Komentar

Berita Lainnya