oleh

Kawal Proses Hukum, Gubernur : Penganiayaan Perawat Ini Berdampak Pada Citra Sumsel

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru sangat menyangkan insiden penganiayaan yang dialami Christina Ramauli (27) perawat RS Siloam Sriwijaya. Sehingga, Ia memastikan akan mengawal sampai tuntas proses hukum yang sedang bergulir.

“Kejadian penganiayaan tersebut berdampak buruk terhadap citra daerah (Sumsel,res) yang dikenal sebagai provinsi zero konflik. Kita kawal proses hukumnya terhadap pelaku,” kata Deru kepada awak media pada Sabtu (17/4) di Griya Agung, Palembang. Sekarang pelaku JS ditetapkan sebagai tersangka oleh Polrestabes Palembang.

Meskipun memang sebenarnya, sambung Deru, para medis dalam bekerja merupakan manusia biasa juga, yang takluput dari salah. Namun seharusnya pelaku harus mendengarkan dulu penjelasan apa yang sedang terjadi. Sehingga tidak berujung seperti ini.

“Ya mestinya dengarkan dulu penjelasan minimal dari atasannya. Kalau begini kasian, apalagi Dia (korban,red) masih lajang dan baru mau menikah bulan 10 nanti,” imbuh Deru usai menghubungi korban melalui video call.

Dalam video callnya, korban yang sedang dirawat intensif di RS Siloam didampingi oleh sang ibunda tampak gembira dan menceritakan kondisinya sekarang. “Saya sudah mendingan pak, mohon dukungan nya ya pak,” kata korban.

Gubernur memberikan dukungan terhadap korban yang mewakili semua tenaga medis di Sumsel. Untuk tetap semangat memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Ini memalukan sekali. Kita semua ambil hikmahnya bahwa kejadian seperti ini mungkin saja karena emosi spontanitas. Tapi harapan saya kepada seluruh pasien ketika sudah mempercayakan perawatan keluarganya ke rumah sakit, percaya dan ikuti prosedurnya” pungkasnya (bim)

Komentar

Berita Lainnya