oleh

Kawan Makan Kawan, Hasil Curanmor tak Ingin Dibagi

SUMEKS.CO – Unit IV Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel menangkap dua orang pelaku curanmor yang beraksi di depan ruang IGD RS Pertamina Plaju Palembang, Sabtu (2/5/2020) lalu.

Pelaku Aripin alias Ripin (26) dan M Nopal Mustakim (22), keduanya warga Jl DI Panjaitan, Lr Lama, Kelurahan Bagus Kuning, Kecamatan Plaju Palembang.

Pelaku Ripin terpaksa diberikan tindakan tegas terukur karena melakukan perlawanan saat akan diamankan setelah korbannya Arisky Efriandika (22), warga Desa Bantan, Kecamatan Buai Pemuka Peliung, Kabupaten OKU Timur melaporkannya ke Polsek Plaju.

“Dua pelaku curanmor, salah satunya merupakan resedivis kasus pencurian. Mereka ini kemana-mana membawa kunci letter T, sudah disiapkan dan sudah berniat. Jika ada sasaran langsung disikat,” terang Kasubdit Jatanras Kompol Suryadi SIK MH didampingi Kompol Zainuri SH, saat merilis kasusnya, Rabu (6/5/2020).

Dalam perkembangan kasusnya, Suryadi mengatakan tersangka Ripin membohongi temannya Nopal. Tersangka Ripin mengaku motor hasil curiannya ditangkap oleh aparat Polrestabes Palembang.

“Kawan makan kawan, biar pembagian hasil jual motor yang dicurinya tidak dibagi rata. Padahal motor tersebut dititipkan dengan temannya. Ripin ini baru satu bulan bebas bersyarat dari Lapas Pakjo karena kasus pencurian,” kata Suryadi.

Suryadi mengimbau, siapapun yang melakukan tindakan kejahatan kriminal akan diringkus pihaknya. “Kita tangkap kembali kalau tetap melakukan kriminal. Dan akan dilakukan pemberatan karena resedivis, kita juga akan kumpulkan datanya dan sampaikan,” tegasnya.

Tersangka Ripin yang mengaku sebagai buruh bangunan ini tidak memiliki uang untuk jajan sehari-hari.

“Yang punyo ide aku Pak, kunci letter T jugo punyo aku. Aku bebas bersyarat bukan program asimilasi. Aku sengajo idak ngasih tahu kawan karena dio desak mintak bagi cepat padahal motor tuh belum dijual,” ujar Ripin.

Sedangkan tersangka Nopal kepada polisi hanya mengaku diajak oleh temannya Ripin. “Aku dibudike samo dio (Ripin), uji dio motor tuh ditangkap polisi. Aku diajak kareno dio mintak kawani nebus Hp yang digadai,” aku mantan mahasiswa universitas swasta di Plaju ini.(dho)

Komentar

Berita Lainnya