oleh

KB ini Banyak Peminatnya

MUARA ENIM – Alat kontrasepsi jenis implant atau susuk masih menjadi pilihan utama bagi perempuan yang mengikuti program keluarga berencana. Selain lebih simpel cara pasangnya, alat kontrasepsi implant dinilai tidak berefek pada kegemukan.

Program pelayanan KB gratis berlangsung di Kampung KB Desa Tanjung Jati, Kecamatan Muara Enim ini, dalam rangka meningkatkan akseptor Keluarga Berencana (KB) Metode Jangka Panjang (MKJP) di wilayah Kecamatan Muara Enim. Selain itu kegiatan pelayanan KB gratis disambut antusias oleh ibu-ibu Desa Tanjung Jati.

Koordinator Penyuluh KB Fadillah SH mengatakan, antusias masyarakat sangat tinggi. Itu terbukti target kegiatan pelayanan KB gratis ini 50 perserta ternyata yang mendaftar 104 perserta.

“Alhamdulilah, 104 persen peserta yang mendaftarkan diri sebagai akseptor memilih untuk menggunakan metode implant sebagai perencanaan keluarga jangka panjang,” jelas Fadillah di sela-sela kegiatan kepada awak media, Rabu (17/7).

Alasan utama dari kebanyakan akseptor pengguna implant adalah mereka tidak ingin terlihat gemuk setelah mengikuti program KB. “Sebelum peserta menggunakan KB suntik dan ternyata berimbas pada hormon. Sekarang perserta beralih ke implant,” jelasnya.

Dalam mensukseskan keluarga sehat dan KB, kata dia, pihaknya bersama seluruh PKB, jajaran Dinas PP dan KB serta Puskesman Muara Enim, Klinik KB Tanjung Jati Evi Herwanty, AMKeb dan Kapala Pustu Desa Tanjung Jati Rudi Hariansyah AMKep serta seluruh jajaran Pemdes Kampung KB Desa Tanjung Jati gencar melakukan sosialiasi terkait keluarga sehat dan KB.

“Kegiatan ini difasilitasi oleh Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana. Alhamdulilah kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dan sukses. Selan itu, pelayanan ini tidak lepas dari kerja keras kader KB di desa yaitu PPKBD dan sub PPKBD se-Kecamatan Muara Enim sudah bekerjakeras dalam mensosialisasikan dan mengajak warga untuk bersama-sama mensukseskan program KB,” ucapnya.(ozi)

Komentar

Berita Lainnya