oleh

KBM di Pagaralam, Siswa Dibagi Sesi Pengenalan Sekolah Tanpa Tatap Muka

PAGARALAM – Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tahun ajaran 2020/2021 yang dimulai, namun tidak dilaksanakan secara tatap muka. Hal ini, menindaklanjuti anjuran hasil rapat gugus tugas dan elemen pendidikan belum lama ini.

Namun, informasi yang dihimpun, di Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru, dibagi sesi kunjungan. Satuan pendidikan memberikan waktu selama tiga hari bagi siswa untuk memulai tahun ajaran baru.

Diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pagaralam, H Cholmin Heryadi SPd MPd melalui Kabid Dikdasmen, Jemiyo Siswanto SPd MPd, kegiatan hari pertama merupakan pengenalan dan sosialisasi sistem belajar yang akan diterapkan.

Seperti sosialisasi grup media sosial (medsos), melalui aplikasi Whatshaap dan lainnya yang akan dipakai oleh tenaga pendidik (guru). Pun uji coba dan evaluasi metode belajar jarak jauh.

“Tetap saja untuk KBM jarak jauh daring dan luring,” katanya. Sedangkan untuk pembagian kelas dan pengenalan wali kelas, semisal siswa SMP tetap disarankan datang ke sekolah.

“Hanya penerapan protokol kesehatan dengan datang secara bergiliran atau dibagi shift. Itupun diatur per ruangan,” terangnya.

Penerapan masuk sekolah di tahun ajaran baru ditambahkan Suniar SPd, selaku Ketua MKKS SMA dan SMK Kota Pagaralam, dianjurkan datang ke sekolah. Hanya saja pihaknya menerapkan sesi kunjungan untuk pengenalan civitas akademika sekolah.

“Selanjutnya untuk KBM menerapkan belajar jarak jauh dengan metode daring dan luring,” katanya yang juga Kepala SMA Negeri 1 Unggulan Kota Pagaralam seraya menambahkan di sekolahnya ada sebanyak 360 siswa, KBM-nya dibagi 4 sesi selama tiga hari. (ald)

 

Komentar

Berita Lainnya