oleh

Ke Kantor Polisi Brasil Neymar Bantah Lakukan Pemerkosaan

Neymar telah mendatangi kantor polisi di Rio de Janeiro. Bintang sepakbola Brasil itu membuat pernyataan menyusul tuduhan pemerkosaan.

Menurut laporan BBC, Neymar telah menyangkal melakukan pemerkosaan terhadap Najila Trindade di sebuah hotel di Paris pada 15 Mei 2019, dan berterima kasih kepada fans yang sudah memberi dukungan.

Neymar memberikan keterangan pers. Foto-foto: afp.

Trindade menggugat Neymar Jumat lalu dan mengatakan kepada saluran TV Brasil bahwa dia menginginkan keadilan.

Karena tuduhan itu pula MasterCard untuk sementara mengakhiri kerja sama dengan Neymar sampai situasinya jelas.

Najila Trindade Mendes de Souza, model yang menuduh Neymar melakukan pemerkosaan di kamar hotel Paris, jugs berbicara secara terbuka tentang kasus insiden tragis itu.

Dia membenarkan bahwa peristiwa itu terjadi di Paris, Prancis pada 15 Mei 2019. Itu setelah dia dengan Neymar berbincang intens di Instagram.

Lalu kemudian keduanya janjian di sebuah hotel di Paris. “Ketika dia tiba, semuanya baik-baik saja,” kata Najila dalam wawancara dengan SBT Network, seperti dilansir Marca, Jumat 7 Juni 2019.

Tetapi ketika kami tiba di kamar hotel, dia menjadi agresif. Dia menjadi orang yang sama sekali berbeda dengan yang saya ajak bicara melalui Instagram,” tuturnya.

Lalu kemudian keduanya janjian di sebuah hotel di Paris. “Ketika dia tiba, semuanya baik-baik saja,” kata Najila dalam wawancara dengan SBT Network, seperti dilansir Marca, Jumat 7 Juni 2019.

“Tetapi ketika kami tiba di kamar hotel, dia menjadi agresif. Dia menjadi orang yang sama sekali berbeda dengan yang saya ajak bicara melalui Instagram,” tuturnya.

Hingga titik ini, Najila mengakui dirinya tidak terpaksa. Dia juga menambahkan, sebelumnya memang ingin bercinta dengan bintang sepakbola Timnas Brasil tersebut.

Namun, situasinya berubah cepat seiring perilaku kasar Neymar yang terus memukulinya. Setelah keduanya berciuman, Neymar lalu mulai melakukan tindakan kasar secara berulang.

“Yang pertama, oke, saya terima (sikap kasar Neymar). Tapi kemudian saya mulai merasa sakit dan saya berkata, ‘Berhenti, itu menyakitkan’” cerita Najila. Lalu, Neymar meminta maaf.

Tapi, Najila kemudian akhirnya menolak untuk bercinta dengan Neymar karena keduanya ternyata tidak ada yang membawa pelindung. Namun, Neymar tetap memaksa.

“Saya memintanya untuk berhenti dan kemudian dia terus memukuli saya dengan keras di bokong. Saya berbalik. Tapi semuanya terjadi begitu cepat, dalam hitungan detik,” tutur Najila.

“Saya terus bersikeras agar dia berhenti. Tetapi dia tidak bicara apapun dan hanya terus melakukan aksinya. Dan terjadilah peristiwa itu,” lanjut Najila.

Dalam wawancara tersebut, Najila juga mengakui datang ke Paris karena dibayari oleh Neymar. Termasuk penginapan di hotel saat pemerkosaan itu terjadi.

“Kami saling bertukar pesan di Instagram dan kemudian dia bertanya kapan saya berniat datang ke Paris. Dan saya mengatakan, ‘Sekarang juga bisa, tapi saya tidak mampu melakukan perjalanan ke sana’,” katanya.

“Dia (Neymar) lalu berkata bahwa bisa mengatasi hal itu. Dia kemudian membayari tiket penerbangan saya (dari Brasil ke Prancis) dan kamar hotel,” ujarnya. (bbc/int)

 

Komentar

Berita Lainnya