oleh

Kecanduan Video Porno, Pelajar Setubuhi Tetangga Selama 1 Tahun

MURATARA – Satu tahun disetubuhi tetangga, kasus pemerkosaan dan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Baru terungkap setelah rekan Bunga (8), cerita ke ibu kandung korban. Kejadian itu terjadi di Desa Megang Sakti III, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Mura. Pelaku HN (15) masih di bawah umur ditangkap saat beduk magrib menjelang berbuka puasa.

Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro melalui humas Polres Mura Bripka Rinto mengkonfirmasi Rabu (15/5). Sekitar pukul 09.45 WIB, adanya penangkapan terhadap pelaku persetubuhan di bawah umur yakni HN (15). Pelajar SMP di rumah pelaku, di Desa Megang Sakti III, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Mura, yang tak lain tetangga korban.

Sedangkan korban sebut saja Bunga (8) pelajar kelas 2 SD, disetubuhi berkali-kali oleh pelaku sejak 2018 lalu. Bahkan aksi persetubuhan itu pernah di pertontonkan secara langsung di depan rekan-rekan korban sendiri.

“Pelaku saat ini sudah diamankan dan menjalani proses pemeriksaan di Polsek Megang sakti,” kata Humas Polres Mura, Bripka Rinto.

Kapolsek Megang Sakti AKP Hendrawan saat dikonfirmasi menegaskan. Penangkapan itu terjadi Senin (13/5) sekitar pukul 19. 00 WIB. Berawal dari laporan ibu kandung korban Leni Lindawati (33) yang melapor ke Polsek Megang Sakti.

Pihaknya menegaskan sudah melakukan pengaman dan pemeriksaan terhadap tersangka. Pemeriksaan terhadap saksi dan juga mendapatkan hasil Visum Et-Repertum korban. Tak bisa lagi mengelak, aksi bejat itu diakui pelaku dilakukan sejak awal Maret 2018 hingga Juli 2018 lalu, secara berulang kali.

“Motif pelaku kecanduan nonton video porno. Jadi saat ada korban yang bermain di depan rumah pelaku. Pelaku langsung mengajak korban ke dalam rumah dan langsung mengajaknya berhubungan badan,” kata Kapolsek Megang Sakti.

AKP Hendrawan mengkonfirmasi jika aksi bejat yang dilakukan pelaku pernah dipergoki rekan-rekan korban secara langsung. Ketika itu pelaku tengah menggagahi korban persisnya di belakang rumah. “Pelaku sempat mengancam rekan-rekan korban, agar aksinya jangan diberitahukan ke ibu korban. Kalau memberitahukan, saksi diancam pelaku akan dipukul hingga berdarah,” timpalnya.

Meski sudah lewat satu tahun, kejadian itu akhirnya terungkap juga. Ibu korban Leni Lindawati yang mendapat informasi dari rekan Bunga. Jika alat kelamin bunga sering dicabuli pelaku di belakang rumahnya sendiri langsung shok. Dn meminta pihak kepolisian memberikan ganjaran setimpal bagi pelaku yang telah menghancurkan masa depan anaknya.

“Keluarga korban tentunya sempat kaget dengan informasi itu, tapi semuanya sudah kita atasi. Pelaku sudah ditangkap. Dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus persetubuhan anak di bawah umur,”tutupnya.(cj13)

Komentar

Berita Lainnya