oleh

Kedepankan Hak Pekerja Wanita melalui sosialisasi dan Advokasi

PALEMBANG – Dinas Pemberdayaan perempuan perlindungan anak dan Pemberdayaan Masyarakat (PP PA PM), Kota Palembang hari ini menggelar seminar sekaligus sosialisasi perlindungan tentangTenaga Kerja Perempuan di Grand Atyasa, Rabu (11/9) di Jl.Kapten Anwar Arsyad Palembang.

Diikuti oleh staf kepegawaian atau serikat pekerja berbagai perusahaan yang ada dikota palembang, Materi seminar disampaikan langsung oleh Andri Kurnia Gusti, SE,MM,MSi dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Propinsi Sumatera selatan.

Seminar dengan tema Kebijakan Perlindungan Hukum Pekerja Perempuan dan Status Gender ditempat Kerja ini, sangat mengedepankan kepentingan hak wanita yang bekerja sebagaimana disebutkan dalam aturan UU No 7 Tahun 1984, tentang Ratifikasi Konv PBB Tahun 1979 mengenai penghapusan  segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan.”

Sejauh ini data pekerja pekerja perempuan di sumsel yaitu berjumlah 8.145 berdasarkan data dari 1.501 perusahaan yang ada di Sumsel per Juli 2019.

Untuk kasus ketenagakerjaan sendiri per Agustus 2019 ada 34 kasus yang kita tangani sampai dengan saat ini namun hanya 7 kasus saja yang belum selesai, hal ini mengalami penurunan sebelumnya di tahun 2018 ada 56 kasus dan 5 kasus belum selesai sampai dengan saat ini ujar Andri.

Untuk pekerja wanita sendiri masih kami tekankan aturan akan perlindungan yang bersifat Protektif, Korektif dan non diskriminatit seperti hak istirahat haid, hak cuti melahirkan dan gugur kandungan, kemudian hak menyusukan anak.

Hal ini sangat kami tekankan, ditambah lagi khusus wanita yang kerja pada jam jam tertentu amtsra pukul 23.00 sd 07.00 pagi. Perusahaan mempunyai kewajiban memberikan makan dan minum yang bergizi, menjaga kesusilaan dan keamanan selama di tempat kerja, dan menyediakan angkutan antar jemput.

Melalui peraturan bersama dan adanya sosialisasai seperti ini diharapkan pekerja/buruh perempuan mendapatkan perlindungan dan dukungan oleh pemerintah dam perusahaan dimana mereka bekerja. (nur)

Komentar

Berita Lainnya