oleh

Kejaksaan Negeri OKU Pajang Foto Kendaraan Sitaan, Kini Warga Boleh Ambil Lagi

SUMEKS.CO- Baturaja – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten OKU memajang foto foto kendaraan, sepertin sepeda motor sitaan hasil kejahatan yang ditangani oleh Kejari OKU. Foto sepeda motor tersebut dipasang di pagar samping Kantor Kejaksaan Negeri OKU, Jl RA Hanan No. 1 Kelurahan Sukaraya, Kamis (15/10/2020) .

Pemasangan spanduk tersebut, bertujuan sebagai papan informasi bagi masyarakat yang merasa kendaraannya pernah di disita atau hilang di curi dan menjadi barang sitaan. Semua kendaraan tersebut saat ini berada di kejaksaan negeri OKI dan bisa diambil oleh masyarakat.

Kasi Barang Bukti Kejari OKU, FA Huzni saat dikonfirmasi Kamis (15/10/2020) petang membenarkan adanya sepanduk pengumuman kendaraan yang disita dari berbagai kasus tindak pidana. Menurutnya melalui papan pengumuman tersebut masyarakat bisa mengecek langsung dan mengambilnya di kejaksaan.

“Bagi masyarakat yang merasa memiliki barang sitaan tersebut, silakan melakukan pengecekan di kantor kejaksaan negeri OKU. tentunya dengan membawa bukti klaim atau surat menyurat kendaraan seperti STNK, atau BPKB, atau jika motor masih dalam status kredit bawa bukti setor dari leasing. “Ujar Huzni.

Dikatakan Huzni, Barang bukti hasil sitaan yang dipajang pada pagar kantor kejaksaan itu terdiri dari berbagai jenis kendaraan bermotor serta dengan berbagai merk dan dengan kondisi rusak ringan hingga berat. Kendaraan tersebut disita sejak tahun 2004 hingga 2020

“Kondisinya macam – macam. ada yang rusak ringan, ada juga yang Rusia berat. dan barang tersebut sudah lama, ada yang dari tahun 2004 hingga tahun 2020 ini. sebagian besar barang itu tersimpan di Rupbasan (Rumah penyimpana benda Sitaan),” Lanjut Huzni .

Jika tak ada masyarakat yang mengklaim pasca diumumkannya melalui papan informasi tersebut atau tidak di ketahui lagi pemiliknya, maka barang tersebut akan menjadi milik negara. Selanjutnya akan ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku.

“Kita akan memberi tenggang waktu 2 sampai 3 bulan ke depan. jika masih tidak di ambil ya akan kita tindak lanjuti lagi. dan barang yang kita pajangkan pada papan informasi itu berjumlah 97 unit,” Pungkasnya.(Ar).

Komentar

Berita Lainnya