oleh

Kejam! Pembantaian Muslim Fulani, Ratusan Orang Tewas

Presiden Mali Ibrahim Boubacar Keita memeriksa kerusakan setelah pembantaian terhadap etnis Fulani di Ogossagou, Mali, Senin (25/3). Akibat insiden tersebut, sekitar 160 orang dinyatakan tewas dan lainnya luka-luka.

Foto-foto: ©Malian Presidency/Handout via Reuters

Korban tewas dalam serangan pembantaian penduduk desa di Mali bertambah menjadi 160 orang. Lonjakan jumlah korban tersebut disebutkan oleh pejabat lokal dan petugas keamanan setempat, setelah sebelumnya tim penyelidik PBB menyebutkan ada 153 orang tewas dan 73 orang terluka dalam serangan mengerikan tersebut.

Serangan ini terjadi pada Sabtu (23/3) lalu di desa Ogossagou, kota Mopti, Mali Tengah. Saat itu, orang-orang bersenjata berpakaian tradisional seperti suku pemburu Donzo menyerang desa yang dihuni oleh sebagian besar penggembala Fulani.

Para penyerang ini menuding suku Fulani menyembunyikan para ekstremis Islam di desanya, di mana tuduhan ini dibantah keras oleh Fulani.

“Serangan mengerikan ini menandai lonjakan yang signifikan dalam dalam serangkaian kasus kekerasan dilakukan oleh mereka yang menyebut dirinya sebagai ‘kelompok pertahanan diri’. Mereka tampaknya berusaha membasmi kelompok-kelompok ekstremis brutal,” kata juru bicara kantor HAM PBB, Ravina Shamdasani, dikutip dari Aljazeera, Rabu (27/3). (int/al/aljazeera/reuters)

 

Komentar

Berita Lainnya