oleh

Kejar Penyusunan dan Pendataan Aset

SUMEKS.CO, LAHAT- Badan Pengelolaan dan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lahat, kembali lakukan pembenahan. Pasalnya seluruh SKPD masih terpantau ada keterlambatan input belanja modal. Sehingga laporan keuangan daerah, ikut terlambat.

“Ini harus jadi perhatian instansi terkait. Apa kekurangan selama ini, harus dipecahkan, agar dalam penyusunan input belanja modal kedepan lebih baik lagi,” kata Kepala BPKAD Lahat, Sahabadi Msi, Jumat (19/2), disela sosialisasi pengelolaan barang milik daerah.

Sahabadi menambahkan, berkaitan dengan itu ada juga penatausahaan, pengadminsitrasian mulai perencanaan, pelaksanaan, pendistribusian, pengamanan dan penertiban sampai dengan penghapusan, yang masih dianggap belum dipahami secara utuh oleh tiap SKPD.

“SKPD ingin melakukan penyusunan barang, tidak boleh lagi memuncul kebutuhan tanpa didukung perencanaan pengurus barang. Ini akan dimonitor di bidang aset,” ujar Sahabadi.

Lanjutnya, penanganan aset dan barang daerah, pengurus barang SKPD harus mengetahui apa-apa yang dibutuhkan dalam pengurusan barang milik daerah. Supaya ketika ada pendataan tidak akan hilang begitu saja.

“Selama ini laporan seluruhan bulan Maret baru selesai, sekarang kita upayakan Februari sudah kelar,” pesannya. (rif)

Komentar

Berita Lainnya