oleh

Kejar Predikat Kabupaten Sehat

MUARA ENIM – Kabupaten Muara Enim fokus mengejar predikat Kabupaten sehat. Untuk mencapai tujuan tersebut ada 4 tatanan wajib yang jadi prioritas dalam orientasi penilaian.

Penjabat (Pj) Sekda Muara Enim Drs Emran Thabrani MSi, mengatakan untuk mendapatkan penghargaan Kabupaten Sehat dari Kemenkes dan Kemendagri harus orientasi pada 4 tatanan wajib.

“Yaitu permukiman sarana dan prasarana umum yang baik, masyarakat mandiri sehat dan ketahanan pangan, pasar sehat, dan pendidikan yang memadai,”kata Emran saat membuka Rapat koordinasi (Rakor) Kabupaten/Kota menuju Kabupaten Muara Enim Sehat tahun 2021 di Grand Zuri Hotel Muara Enim, Rabu (24/11).

Selain itu, lanjutnya capaian persentase Buang Air Bebas (BAB) harus mencapai 80 persen. Sedangkan saat ini BAB tidak secara sembarangan di Kabupaten Muara Enim baru mencapai 51 persen.

“Dengan komitmen yang telah ditandatangani harus diwujudkan dengan kerja keras sehingga dapat mewujudkan Kabupaten Muara Enim yang sehat,” ujar Emran.

Pj Sekda menambahkan Kabupaten sehat merupakan kondisi Kabupaten yang bersih, aman, nyaman dan sehat untuk dihuni yang terselenggara dalam program dan tatanan dengan menjalin kerja sama dengan semua pihak mulai dari Desa, Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten hingga Kabupaten serta lintas sektoral serta tentunya didukung perilaku masyarakat.

“Kemudian Masyarakat harus menjadi mitra pemerintah dan ikut bertanggung jawab terhadap hasil pembangunan itu sendiri. Begitu juga dengan Kecamatan-Kecamatan harus menunjukkan komitmen,”tegasnya.

Meskipun tidak masuk dalam Kecamatan lokasi fokus kegiatan, akan tetapi harus aktif mendukung terwujudnya Kabupaten Muara Enim Sehat.

“Untuk verifikasi dilaksanakan pada tahun 2023, akan tetapi harus disiapkan dari sekarang,”jelasnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Rakor sekaligus Pelaksana Tugas Selamat Oku Asmana menambahkan bahwa Rakor ini untuk memastikan keterlibatan semua pihak dari desa, kelurahan, kecamatan di Kabupaten Muara Enim untuk mewujudkan Kabupaten Muara Enim Sehat.

Sedangkan nara sumber Rakor yaitu Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sumsel Feri Fahrizal dan Kepala Bidang Pembangunan Manusia Sosial dan Masyarakat Bappeda Muara Enim Yosi.(ozi)

Komentar

Berita Lainnya