oleh

Kejar Target, Tetap Perhatikan Kelengkapan Akurasi Data

PAGARALAM – Sebagai bentuk kelancaran pelaksanaan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2019. Kantor Pertanahan Nasional (BPN) Kota Pagaralam mengundang jajaran Lurah. Untuk membahas sejumlah pelaksanaan program PTSL di lapangan, kemarin.

“Untuk di tahun 2019 ini, khusus di Kelurahan Padang Temu mendapatkan target pengukuran 645. Sertifikasnya, ada 445, Kelurahan Candi Jaya 1.100 tersertifikasinya 800. Kelurahan Bangun Jaya 555 tersertifikasi 55, Kelurahan Tanjung 578 target pengukuran, tersertifikasi 250, Kelurahan Jangkar Mas pengukuran 730 sertifikat 550. Kelurahan Pagar Wangi 862 pengukuran sertifikasi 500 sertifikat. Kelurahan Bumi Agung 750 pengukuran 500 sertifikat, Kelurahan Penjalang 820 pengukuran 700 sertifikat,” demikian rinci Kepala BPN Kota Pagaralam Nexon SH.

Dikatakan Nexon, memang tugas program pengukuran cukup banyak. Jadi BPN sangat berharap bantuan Kelurahan. Mengingat tanpa adanya bantuan dan dukungan pekerjaan pengukuran, sangat sulit untuk mencapai target yang ditetapkan. Tapi sepanjang pelaksanaan program PTSL berjalan dari tahun sebelumnya, dukungan dari Kelurahan sangat baik.

“Karena itu, pada pelaksanaan program PTSL tahun 2019. Kami sangat mengharapkan lagi dukungan. Sebab ini ditargetkan 1 tahun anggaran. Berarti kita menyelesaikan pekerjaan ini, dihitung November hingga pertengahan Desember. Tetapi ini pimpinan lain lagi, dengan mengharapkan kita di bulan Juni sudah selesai. Jadi untuk pekerjaan lapangan, kita diharapkan untuk pengukuran lapangan. Dan pengumpulan data di April sudah selesai,” ucapnya.

Makanya, tanpa adanya bantuan Kelurahan, sambung Nexon, tentu sangatlah berat di dalam mensukseskan program PTSL. Terlebih mengejar target yang kurang lebih 10 bulan, untuk pengerjaan lapangan dan Juni diharap bisa selesai. “Diperkirakan bulan Juni sampai akhir-akhir tahun. Dijadwalkan untuk penyerahan sertifikat oleh bapak Presiden,” terangnya.

Penyerahan sertifikat oleh Presiden ini, tambah Nexon, pak Presiden menelpon ke Menteri. Daerah mana yang sertifikatnya sudah banyak selesai. Jadi bila daerah itu rampung dan paling banyak penyelesaian PTSL, maka pak Presiden akan hadir.

“Bila kita cepat selesai dengan 4.000 sertifikat, kita juga sudah siap. Maka tidak menutup kemungkinan Presiden juga bisa datang ke Pagaralam. Untuk menyerahkan sertifikat tanah itu. Karena beliau pun sangat intens untuk penyerahan sertifikat tanah ini. Jadi kami pun dituntut untuk berlomba-lomba, agar pelaksanaan program PTSL bisa cepat selesai. Kalau tidak kita diminta wakil,” ungkapnya.

Nexon berharap, kepada jajaran Lurah dapat memberikan bantuan dan dukungan. Agar pekerjaan program PTSL bisa dikerjakan secara baik dan benar. Sehingga di belakang hari, tak menimbulkan berbagai persoalan. “Kami mohon bantuan dan kerjasama Lurah. Dalam rangka mensukseskan program PTSL. Kalau ada persoalan di lapangan, dapat kita bicarakan bersama-sama dan mencarikan jalan keluar. Sehingga pekerjaan kita ini dapat sukses,” harapnya. (ald)

Komentar

Berita Lainnya