oleh

Kejari OKI Terima Pelimpahan Berkas 7 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi

SUMEKS.CO, KAYUAGUNG – Kejaksaan Negeri OKI menerima pelimpahan tahap II termasuk tujuh orang tersangka kasus dugaan korupsi dan barang bukti pemotongan dana operasional Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB)OKI periode Januari- Desember 2018. Saat ini ketujuh tersangka masih dititipkan di sel tahanan Polres OKI.

Kepala Kejari OKI, Abdi Reza Pachlewi Junus MH mengungkapkan, tujuh orang tersangka tersebut yakni SD (58), SA (58), AW (56), SG (69), MZ (52) JW (57) dan ML (61). Sebenarnya ada sembilan tapi untuk dua orang tersangka masih dalam proses penyidikan Tipikor Polres OKI dengan inisial AH dan SL.

“Informasinya satu dari dua orang tersangka ini ada yang meninggal dan satu lagi sedang sakit, tapi kami belum menerima surat resmi dari Polres OKI,” terangnya Rabu (7/4).

Masih kata dia, penahanan tujuh tersangka ini dilakukan pada Selasa (6/4)pukul 13.00 WIB. Mereka akan ditahan selama 20nhari kedepan terhitung sejak Selasa (6/4) hingga (25/4) mendatang. Dalam kasus ini tujuh tersangka bertugas sebagai koordinator lapangan.

Selanjutnya langkah yang akan dilakukan meminta rim Jaksa Penuntut Umum jangan berlama-lama mempersiapkan segala adminitrasi untuk ditetapkan di Pengadilan Tipikor Palembang, agar perkara tersangka segera mendapat kepastian hukum.

Dalam kasus ini sebelumnya juga sudah memvonis dua terpidana lainnya. Tapi untuk yang tujuh orang tersangka tersebut dipecah karena lokasinya berbeda.

Para tersangka Melanggar Tindak pidana korupsi dikenakan Pasal 12 huruf e UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU No 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Junto Pasal 55 ayat (1)ke 1 KUHP dengan ancaman  maksimal semuar hidup, paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun denda Rp200 juta maksimal Rp1 miliar.

Kedua Pasal 11 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU No 20 Tahun 2001 Tentang  Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Junto Pasal 55 ayat (1)ke -KUHP  dengan ancaman hukuman paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun denda Rp1 juta maksimal Rp250 juta.

Sementara itu, Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Pelupessy melalui Kasatreskrim, AKP Sapta Eka Yanto MSi membenarkan adanya pelimpahan berkas tahap II untuk 7 tersangka dari 9 tersangka dalam kasus pemotongan dana operasional di DPPKB OKI.

Dari dua orang tersangka memang ada satu orang yang meninggal dunia ada surat keterangan meninggal dan satu lainnya sedang dirawat di rumah sakit. “Kami ada bukti surat keterangannya,” tukasnya.(uni)

 

Komentar

Berita Lainnya