oleh

Kelompok MIT Muncul, Mutilasi Warga

-Nasional-1.205 views

JAKARTA – Kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) kembali muncul. Kali ini anggota MIT melakukan aksi keji memutilasi warga dan menembaki polisi di Parigi Montong, Sulawesi Tengah. Pemerintah pun bereaksi dengan menurunkan Satgas Tinombala untuk memburu kelompok pernah dipimpin Santoso itu.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo membenarkan akan yang dilakukan MIT terhadap warga sipil.

“Iya betul, Satgas Timombala Polda. Yang dulu kan Satgas Timombala pusat,” kata Dedi Prasetyo, Senin (31/12).

Dikatakannya, Satgas Tinombala yang diturunkan kali ini berbeda dengan Satgas Tinombala sebelumnya yang dulu juga memburu dan menewaskan pimpinan MIT, Santoso. Satgas Tinombala saat ini merupakan gabungan polisi dan TNI yang bertugas di Sulteng tanpa diperkuat personel dari Jakarta.

“Sekarang yang dari Jakarta TNI-Polri sudah ditarik, diganti sama TNI-Polri dari polda sama korem setempat. Itu yang terus melakukan penyekatan dan pengejaran,” ujarnya.

Parigi Montong merupakan lokasi Ali Kalora cs memutilasi warga dan menembaki polisi. Sedangkan Poso adalah lokasi persembunyian kelompok tersebut sejak dipimpin Santoso.

“Masih pengejaran tim Satgas Tinombala daerah sudah melakukan pengejaran terhadap kelompok Ali Kalora cs,” tukasnya.

Diketahui, Kelompok MIT pimpinan Ali Kalora ini sebelumnya memutilasi seorang penambang emas di Desa Salubanga, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong. Kepala korban ditemukan terpisah dengan bagian tubuh lainnya, Ahad (30/12).

Sehari kemudian, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara terkait mutilasi itu. Saat meninggalkan lokasi, polisi dari Polda Sulteng itu ditembaki dari arah gunung. Dua polisi tertembak, yaitu Bripka Andrew dan Bripda Baso. (net/dom)

Komentar

Berita Lainnya