oleh

Keluarga Korban Mutilasi Rinaldi Berharap Penyidikan Sampai Tuntas

SUMEKS.CO- Keluarga besar korban mutilasi Rinaldi Harley Wismanu berharap proses penyidikan berlangsung tuntas. Mengungkap latar belakang kasus dan pelaku pembunuhan. Keluarga juga berharap proses penyidikan berlangsung terbuka dan transparan.

Pernyataan ini disampaikan saat pemakaman jenazah korban di rumah duka Nologaten Desa Caturtunggal, Depok, Sleman, Senin (21/9). Penyidikan tak hanya berhenti di kedua tersangka. Terlebih jika ada motif-motif lain yang ditemukan.

“Keluarga berharap kepada penegak hukum agar bisa memberikan hukuman yang maksimal sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Kepada siapapun yang merencanakan dan melaksanakan tindakan keji diluar kemanusiaan,” tegas perwakilan pihak keluarga Suwanto, Senin (21/9).

Keluarga Rinaldi beranggapan fakta kasus masih panjang, sehingga penyidik kepolisian wajib mencari otak perencanaan pembunuhan. Dengan begitu bisa dibongkar motif sesungguhnya.

“Itulah mengapa penyidikan dibuka terang benderang hingga tahu motif sesungguhnya. Agar keluarga bisa menerima dengan lapang dada. Mungkin juga ini pembunuhan karakter,” katanya.

Jenazah Rinaldi sendiri tiba di rumah duka Senin dini hari, pukul 00.02. Pemakaman dilaksanakan pagi harinya di Makam Sasonoloyo Nologaten. Tampak hadir Bupati Sleman Sri Purnomo dalam pemakaman ini.

Dalam kesempatan ini keluarga Rinaldi berharap warga tidak menerima begitu saja informasi yang beredar. Untuk dapat mencerna dengan bijak semua informasi terkait Rinaldi. Ini sekaligus menjaga perasaan dari keluarga yang ditinggalkan.

“Harap masyarakat bijak mendengar, melihat, membaca dan menyaksikan berita yang beredar,” ujarnya.

Sosok Rinaldi Harley Wismanu merupakan anak sulung empat bersaudara. Sempat mengenyam pendidikan di TK ABA, SD Muhammadiyah Sapen, SMPN 1 Jogja, SMA Muhammadiyah 2 Jogja dan S1 UGM. Sebelum akhirnya lanjut S2 dan S3 di Tokyo University Jepang.

Pria berusia 32 tahun ini menjabat Manager HRD PT Jaya Kobayashi. Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi. Rinaldi ditemukan tak bernyawa di Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (16/9).

“Saya mewakili perusahan sekaligus teman dan rekan kerja. Rinaldi ini sudah kami anggap saudara sendiri. Kami mengucapkan berduka cita atas berpulangnya rekan kerja kami ini,” ujar Perwakilan PT Jaya Kobayashi Saud Sagala.

Sosok Rinaldi, lanjut Saud, adalah pekerja yang sangat ulet. Selalu memprioritaskan kerja tepat waktu. Sehingga mampu mendukung kemajuan perusahaan. Selain itu juga peduli terhadap sesama rekan kerja.

“Rinaldi adalah seorang pekerja yang sangat ulet, bekerja keras sekali dan on time dalam melaksanakan kerjanya. Berharap agar (penyidikan) kasus cepat rampung dan percaya limpahkan kepada pihak yang berwenang,” harapnya.

Bupati Sleman Sri Purnomo mendoakan agar kedua orang tua korban, Toto Raharjo dan Sulistiyani diberi ketabahan. Dia juga menyampaikan rasa belasungkawa terhadap keluarga maupun rekan kerja korban. SP, sapaannya, meminta keluarga percaya dengan proses penyidikan kasus.

“Turut berduka cita atas meninggalnya Rinaldi Harley Wismanu. Keluarga yang ditinggalkan dengan kepergian ini mendapatkan kesabaran keikhlasan,” pesannya. (dwi/ila)

Dua pelaku pembunuhan terhadap Rinaldi

Komentar

Berita Lainnya