oleh

Keluarga Korban Tak Percaya Kalau Arifin Kecelakaan Tunggal

PALEMBANG – Sambil tertetes air mata, Rusia (63) warga Lorong Istiqomah Kecamatan Plaju Palembang yang sebagai mertua Arifin (39) yang korban kecelakaan hingga menyebabkan meninggal dunia di Jl. KH Azhari tepatnya di atas Musi IV Palembang, pada Rabu (16/9) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Diketahui, korban arifin ini meninggalkan tiga orang anak yakni pertama baru mau masuk kuliah, kedua masih duduk dibangku SMP dan ketiga baru mau masuk SD.

Menurut, Rusia yang sebagai mertua korban menceritakan untuk keseharian korban yang dikenal baik dan sangat ramah.

“Selain korban juga sehari-hari bekerja sebagai pemasang gpyum plafon kalau ada panggilan. Atas kehilangan juga kami merasa kehilangan korban,” ujarnya, Kamis (17/9).

Lanjut, Rusia mengaku untuk korban sendiri merupakan menantu yang sangat baik biasanya kalau pulang sekitar pukul 23.00 WIB malam.

“Dia selalu mampir ketempat saya, namaun kalau pukul 20.00 WIB korban langsung pulang kerumahnya di Cinta Manis Pal 7 Kel. Tirtosari Kab. Banyuasin Sumatera Selatan,” jelasnya. Mertua korban.

Rusia menambahkan setelah kecelakaan korban sempat dibawa ke Rumah mertuanya untuk dimandikan.

“Tetapi jenazah korban dikuburkan tidak jauh dari rumahnya yaitu di Kawasan Cinta Manis sekira pukul 09.30 WIB. pagi tadi,” kata, mertuanya.

Akibat kejadian tersebut keluarga korban berharap kepada pihak Kepolisian memiliki titik terang. Dikarenakan keluarga korban belum percaya kalau korban meninggal dunia karena kecelakaan tunggal.

“Kami pun berharap kepada pihak Kepolisian untuk mengusut tuntas masalah ini. Kalau pun ada pelakunya setidaknya dia bisa bertanggung jawab atas perbuatannya,” tuturnya, (Dey/mg2)

Komentar

Berita Lainnya