oleh

Kelurahan Kalidoni Raih Sertifikat Proklim Utama

-Lainnya-84 views

PALEMBANG – Kota Palembang kembali menerima penghargaan Kampung Iklim (Proklim) Daerah tingkat nasional kategori Pembina Proklim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Direktorat Jendral Pengendalian Perubahan Iklim.

Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, dalam acara Festival Iklim 2019, di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Rabu (2/10).

Walikota Palembang H. Harnojoyo yang diwakilkan Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup, Alex Ferdinandus menyampaikan terimakasih atas penghargaan yang kembali didapatkan Kota Palembang atas kerja keras jajaran di Dinas Lingkungan Hidup dan masyarakat dalam upaya pengendalian iklim.

“Kita sudah mendapatkan tiga kali berturut turut untuk penghargaan Proiklim ini yang dimulai sejak tahun 2017 lalu karena berperan aktif dalam melakukan upaya-upaya pengendalian iklim,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, Program kampung iklim (Proklim) merupakan program berlingkup nasional yang dikembangkan Kementerian LHK untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dan seluruh pihak dalam melaksanakan aksi lokal untuk meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim dan pengurangan emisi gas rumah kaca.

Yang mana untuk tahun ini kelurahan Kalidoni yang berada di Kecamatan Kalidoni yang diajukan unggul dari kelurahan 2 ilir dan Kelurahan Plaju Darat dengan mendapatkan nilai 87,98 persen melalui aksi mitigasi dan adaptasi.

“Seperti kegiatan pencegahan dan pengurangan dampak perubahan iklim melalui pengomposan, pemilahan sampah, solar cell, mikro hidro, pengendalian banjir, pengendakian kekeringan, PHBS dan masih banyak lagi, ” terangnya.

Kedepan tambah Alex, unit terkait agar selalu berperan aktif dalam menjaga lingkungan, yang salah satunya dengan memperbanyak program kampung iklim, baik di kelurahan atau kecamatan. Selain dibutuhkan juga kerjasama dan partisipasi semua pihak mulai dari instansi, stake holder dan juga masyarakat.

“Kita terus mendorong partisipasi aktif masyarakat dan seluruh pihak untuk meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim ini,” tukasnya.

Sementara itu, Camat Kalidoni, Arie Wijaya mengatakan, diraihnya penghargaan sebagai Proklim Utama tidak lepas dari keberhasilan pihaknya dalam aksi mitigasi dan adaptasi.
Selain keberhasilan dalam pengelolaan sampah 3R yang menjadi program unggukan di Kalidoni.

“Dalam Konsep proklim itu ada penanggulangan bencana termasuk banjir, dan kebakaran. Nah masyarakat diedukasi bagaimana kalau terjadi bencana, misalnya harus kemana. Intinya bagiamana tindakan preventifnya, mencegah bagaimana dampak dari perubahan iklim itu, ” singkatnya.(ril)

Komentar

Berita Lainnya