oleh

Kembali Masuk Bui, Melky Guslow Terjerat Kasus Sabu

PRABUMULIH – Pernah masuk penjara karena kasus narkoba jenis sabu sebagai pengedar sekaligus kurir beberapa tahun silam, Melky Guslow (42) warga Jalan A Hamid No 588 Kelurahan Pasar I, Kecamatan Prabumulih Utara sepertinya tidak membuat jera dan kapok.

Untuk mencicipi, enaknya bisnis narkoba mudah menghasilkan uang dalam waktu singkat. Disebabkan, masih banyak pemuja yang membutuhkan barang haram tersebut.

Mantan anak buah Bandar (BD) sabu, Mansyur kini terpaksa kembali masuk dan menghuni dibalik jeruji besi. Padahal, beberapa waktu lalu setelah bebas ia cukup lama menghirup udara dari Rutan Kelas IIB.

Setelah Tim Macam Putih Satres Narkoba berhasil meringkusnya pada Rabu (5/8), sekitar pukul 17.00 WIB di kediamannya.

Setelah sebelumnya, petugas melakukan penyelidikan sering terjadi transaksi narkoba di rumah Melky Beruk nama aliasnya.

Bukan hanya tersangka saja, setelah dilakukan penggeledahan di rumahnya. Polisi menemukan sejumlah barang bukti dan menyitanya, diantaranya; 17 paket narkoba jenis sabu dengan bruto 8,77 gram.

Lalu, 1 buah HP OPPO warna gold, 1 buah HP Nokia warna putih, 1 kotak plastik klip bening, 1 buah kotak kayu, dan terakhir uang Rp Rp 805 ribu diduga hasil penjualan narkoba.

Kronologis penangkapan, Tim Macan Putih dipimpin Kanit Idik 1 SatNarkoba Polres Prabumulih, mendapat informasi dari masyarakat bahwa di Jalan A Hamid Kelurahan Pasar I, Kecamatan Prabumulih Utara sering terjadi penyalahgunaan narkotika.

Kemudian, petugas melakukan penyelidikan setelah akurat langsung melakukan penggerbekan dirumah tersangka Melky Beruk. Hasil pengolahan, ditemukan 1 kotak kayu warna coklat yg berisikan sabu sempat dilempar tersangka dengan tangan kiri dari lantai 2 rumahnya. Selanjutnya, tersangka berikut barang bukti diamankan dan dibawa ke Polres Prabumulih guna penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya SH SIk MH dikonfirmasi melalui Kasatres Narkoba, AKP Zon Prama SH mengungkapkan, kalau Melky Beruk ini merupakan pemain lama dalam kasus narkoba dan telah masuk target operasi (TO) pihaknya.

“Dia ini (tersangka Melky Beruk, red), mantan anak buah Mansyur. Sempat dipenjara kasus narkoba, juga bersama Mansyur. Kali ini, tertangkap lagi kasus narkoba masih soal sabu,” jelasnya.

Lanjutnya, tersangka sendiri dijerat dengan Pasal 112 Undang-Undang (UU) No 35/2009 tentang narkoba dan psikotropika, namanya 15 -20 tahun penjara. “Kasusnya sendiri, masih kita kembangkan untuk mencari siapa pemasok narkoba kepada tersangka,” pungkasnya.

Terpisah, dihadapan penyidik, tersangka Melky mengakui, kalau barang didapat dari PALI, yaitu Desa Air Itam.

“Baru tiga hari, diantar wong Air Itam PALI, DD (Didi, red). 12 paket besar Rp 7 juta. Memang ado yang tejual, dan tepake dewek,” sebut pria yang berprofesi tukang parkir.

Ia juga mengaku, pernah di penjara kasus serupa beberapa tahun silam. “Pertama tentang 5 tahun aku, kareno kasus sabu,” tambahnya.

Kata Melky, dirinya memang pecandu narkoba sejak lama khususnya sabu. “Kalo make memang lah lamo, kalu bisnis baru nak mulai lagi,” tukasnya. (03)

Komentar

Berita Lainnya