oleh

Kembali Membandel, PKL Ditertibkan

-Sumsel-405 views
EMPAT LAWANG – Dinas Satpol – PP dan Linmas Empat Lawang kembali menertibkan para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang masih membandel berjualan di trotoar dan Jembatan Pulau Emas, Kamis (2/5).
Kepala Dinas Pol – PP dan Linmas Candra mengatakan penertiban tersebut merupakan tugas rutin pihaknya. “Hari ini kita tertibkan PKL yang berjualan disepanjang jembatan dan di pasar lorong Talang Padang serta pedagang yang berjualan di trotoar di sepanjang Jalan Abubakardin,” katanya.
Dikatakannya, dalam permasalahan PKL yang membandel seperti ini pihaknya hanya sekedar memback – up, dan yang seharusnya mencari solusi dari penyabab masih banyak yang bandel ialah Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
“Kami menyayangkan tidak adanya dinas terkait yang ikut menertibkan pedagang ini, seharusnya mereka la yang terjun langsung memberukan solusi dan pemahan kepada Pedagang ini,” ucapnya.
Foto : Eno/Sumeks.co

Lanjut Candra, mulai besok (hari ini, red) dan seterusnya Dinas Pol – PP akan menyiagakan anggota untuk mengawasi terjadinya kembali PKL bandel. “Agar besok dan seterusnya tidak ada  yang melanggar lagi, kita akan siagakan Anggota,” ucapnya

Sementara, Kepala UPTD Dinas Pasar Suhendri mengungkapkan pihaknya sudah sering menegur para PKL untuk pindah ke dalam Pulau Emass atau pindah ke kios – kios  yang tersedia di Pasar Lorong Talang Padang
“Tugas kami cuma sebatas memberi teguran dan mengarahkan kepada pedagang dan sudah kami lakukan, kalau penindakan memang tugas Pol PP,” tuturnya.
Rohila, salah satu pedagang sayur saat di tertibkan mengatakan dirinya bukan tidak tahu bahwa melanggar namun hal tersebut terpaksa ia dan pedagang lain lakukan karena kalau berjualan di dalam sudah banyak dan dikawatirkan dagangannya tidak laku.
“Kalau kami berjualan di dalam itu sepi pembeli, tetapi kalau semuanya di pastikan pindah ke dalam kami bersedia. Tapi kalau cuma kami yang pindah pedagang lain masih ada yang disini dagangan sayur kami pasti akan layu tidak ada pembeli. Sedangkan kebutuhan anak untuk sekolah dan untuk kebutuhan rumah tangga harus ada setiap hari,” keluhnya. (eno)

Komentar

Berita Lainnya