oleh

Kembangkan Layanan Berbasis Teknologi

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Bank Negara Indonesia (BNI) 46 terus mengembangkan layanan berbasis teknologi . Tujuannya menjaga kenyamanan nasabah dalam melakukan transaksi keuangan. Khususnya pada masa pandemi COVID-19 masih berlangsung.

Pandemi COVID-19 telah mengganggu perekonomian masyarakat. Hal tersebut juga mempengaruhi lembaga perbankan.

“Pengusaha-pengusaha terdampak, pengusaha punya pinjaman ke bank, akhirnya bank juga terdampak,” kata Pimpinan BNI Wilayah Palembang Sunarna Eka Nugraha, saat mini gathering dengan media lokal di The ALTS Hotel, Kamis (11/2). Turut hadir Pimpinan Bisnis Banking Wilayah Palembang Nugroho Windria Yudi Antono dan Pimpinan Jaringan dan Layanan Wilayah Palembang, Anton Prasetyo Wibowo.

Menurut Sunarna, mengatasi kondisi yang terdampak pandemi COVID-19, BNI mengembangkan beberapa fitur layanan berbasis teknologi. Diantaranya, BNI Mobile Banking, BNI Direct dan Agen Laku Pandai.
BNI Mobile Banking bertujuan memudahkan masyarakat melakukan transaksi keuangan. Mulai dari membayar tagihan listrik, air ledeng, transfer antar bank dan membeli pulsa.

“Nasabah tidak perlu ke mesin anjungan tunai lagi,” ujar Sunarna.

BNI Direct sendiri khusus untuk pengusaha. Layanan ini memberikan keleluasaan kepada pengusaha, seperti membayar gaji karyawan, bertransaksi dengan mitra dan kebutuhan lainnya. Sedangkan Agen Laku Pandai, khusus daerah yang belum ada kantor kas BNI 46. Dengan hadirnya agen, masyarakat tidak perlu ke kantor BNI 46 lagi.
Menjawab pertanyaan dari salah seorang jurnalis, Sunarta memaparkan digitalisasi layanan tidak akan mempengaruhi operasional outlet. Pasalnya, sebagian masyarakat juga belum familiar dengan teknologi. Masih melakukan transaksi manual. Saat ini BNI memiliki 124 outlet dan satu outlet wilayah layanannya 1,8 km.

“Belum ada instruksi untuk penutupan outlet, bahkan kedepan kita akan menambah tujuh outlet lagi untuk memberikan layanan penyaluran kredit. Sekarang yang sudah 27 outlet,” tegas Sunarna.

Pada tahun ini, lanjut Sunarna, BNI juga tetap fokus pada restrukturisasi pinjaman usaha kecil dan menengah (UKM) yang terdampak covid 19. Yakni dengan penundaan pembayaran angsuran, penyaluran bantuan dari pemerintah untuk UKM dan pemberian pinjaman dengan bunga rendah. Tujuanya, pemulihan ekonomi.
Mini gathering, kemarin dihadiri sejumlah pimpinan media yang ada di Palembang. Diantaranya, Pemimpin Redaksi SUMEKS.CO Dwitri Kartini, General Manager Palembang TV Yunita Ayu, General Manager Sumatera Ekspres Hj Nurseri, General Manager Palembang Ekspres Tri Nurwanto, Pemimpin Redaksi Radar Palembang Asif Ardiansyah, dan perwakilan media nasional di Palembang. (rap)

Komentar

Berita Lainnya