oleh

Kementrian Programkan PBRS Bagi Komunitas

PAGARALAM   Sejumlah program pembangunan yang focus meningkatkan kesejahteraan dalam hal kelayakan tempat tinggal bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sepertinya tak disia-siakan oleh Pemkot Pagaralam melalui Dinas Kawasan Pemukiman, Perumahan dan Pemukiman (DPKPP) Kota Pagaralam untuk bisa digelontorkan bagi masyarakat Pagaralam.

Sebelumnya, program bantuan stimulant perumahan swadaya (BSPS) sejak 2015 lalu, tahun ini program Pembangunan Baru Rumah Swadaya (PBRS) satu hamparan berbasis komunitas. “Rumah swadaya satu hamparan berbasis komunitas sudah dilakukan persiapannya, bahkan dalam waktu dekat, jika tak ada halangan minggu depan kita akan diundang ke Jakarta (Kementrian, red) untuk paparan dan expos. Serta cek kelengkapan berkas,” beber Plt Kepala DPKPP Kota Pagaralam, A Parliansyah ST MM melalui Kabid Perumahan, Lengga Hariadi ST kepada, kemarin (30/7).

Sebelumnya Lengga menyebutkan, akan diprogramkan 50 unit kepada penerima dari kalangan masyarakat berpengasilan rendah atau MBR bagi satu komunitas yaitu para petani kopi. PBRS ini sebut dia, masih program bantuan stimulan rumah swadaya (BSPS). Yang sebelumnya, pihak Ditjen Penyedian Perumahan Kementrian PUPR serta perwakilan Disperkim Kabupaten Kendal sudah melakukan paparan karena program ini sukses terlaksana di Kendal, focus group discussion sekaligus survey ke lokasi lahan yang sudah disiapkan di kawasan Kelurahan Lubuk Buntak, Kecamatan Dempo Selatan.

Bantuan stimulan ini bersumber dari APBN senilai Rp.35 juta/unitnya.  Hanya saja, untuk sasaran lokasi ini merupakan areal satu hamparan.“Selain dibangun rumahnya, kedepan di lokasi PBRS ini nantinya akan difasilitasi sarana pendukungnya, salahsatunya jalan.

Mengenai syaratnya? Mengenai kepemilikan lahan, harus jelas tidak dalam sengketa dengan dibuktikan dengan legalitas dokumen surat tanah semisal sprodik atau sertifikat. Mengenai pelaksanaan PBRS ini, lanjut Lengga, berpedoman PP RI No.0 64 tahun 2016 tentang pembangunan perumahan masyarakat berpenghasilan rendah serta Permen PUPR No. 07/PRT/M/2018/tentang BSPS.  “Kita harapkan dengan adanya program PBRS ini, membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya yang belum ada atau menempati rumah tak layak huni. Dan sudah menjadi komitmen Pemkot Pagaralam melalui dinas kita untuk melakukan percepatan pembangunan dengan serangkaian program yang ada salahsatunya melalui program yang ada di Kementrian PUPR,” pungkasnya.

Sebelumnya juga dikatakan Assisten II, Drs Syafrani bahwa Pemkot Pagaralam sangat menyambut baik program ini. Harapanya, program ini bisa berjalan sebagai mestinya. “Sebab, untuk di Kota Pagaralam memang BSPS sangat diharapkan bagi masyarakat. Karena masih banyak beberapa wilayah pemukiman yang layak untuk dibantu dengan program bangun baru melalui dana stimulant ini,” katanya. (Ald)

Komentar

Berita Lainnya