oleh

Kendaraan Bertonase Tinggi Belum Boleh Melintas

PAGARALAM – Amblasnya akses jalan Lintas Lahat-Pagaralam, tepatnya di Desa Lubuk Sepang,Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, membuat arus lalulintas kendaraan menjadi tersendat.

Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, serta mengurai arus lalulintas kendaraan di kawasan Lubuk Sepang, DinasPerhubungan (Dishub) Kota Pagaralam bersama dengan Satlantas Polres Pagaralammelakukan pengalihan arus kendaraan Pagaralam-Lahat.

Serta turut memberikan petunjuk arah, kepada masyarakat yang hendak berpergian ke Kabupaten Lahat. Tepatnya di Simpang Mbacang Kelurahan Karang Dalo, Kecamatan Dempo Tengah.

Pemasangan Rambu Jalan Alternatif iniuntuk memberikan pengetahuan kepada para pengendara yang biasanya kendaraanmelintas di jalan utama, melaju lurus hendak menuju ke Kabupaten Lahat, kini harus berbelok ke Simpang Mbacang untuk kendaraan yang bertonase berat.

Sedangkan untuk kendaraan pribadi maupun pengendara motor, masih bisa melintasi dengan cara bergiliran, pengalihan rodaempat dan truk yang bermuatan berat, agar tidak terjadi penumpukkan kendaraan. “Dalam pengalihan arus Lalin ini kita menyiapkan 15 personel Dishub, terdiri dari 10personel Operasional dan 5 personel Unit Derek, yang standby di Simpang Mbacang,” ujar Kepala Dishub Kota Pagaralam,Novi Endri ST MM melalui Kabid Dalops LLAJ, Achmad Shalahudin.

Dikatakan Achmad, berdasarkan pemantauan di lapangan, untuk arus kendaraan dari arah Dempo Selatan ke Kota terpantauaman dan lancar, tidak ada terlihat peningkatan volume kendaraan. Selain itu,diimbau juga kepada pengendara yang melintasi jalur alternatif agar bisa lebihberhati-hati, karena kondisi jalan berbukit dan banyak tikungan tajam.

“Untuk sementara waktu kendaraan tonase5 ton ke atas belum diperbolehkan lewat. Kita mengimbau kepada pengendara, demikelancaran arus Lalin dan juga keamanan, keselamatan bersama agar pengguna jalan tetap mematuhi imbauan yang telah diberlakukan saat ini, sampai situasikembali normal dan tetap melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19,demi kesehatan bersama,” imbuhnya.

SementaraIrendi, salah seorang Personel Dishub Kota Pagaralam mengungkapkan, jika untuk personel Dishub berjaga di pengalihan jalur alternatif ini, tetap standby 24 jam di Simpang Mbacang untuk memantau dan mengalihkan arus Lalin. “Bagi pengemudi kendaraan roda empat dan roda enam, diarahkan untuk bisa melalui akses di Desa Gumay, karena untuk jalu Lubuk Sepang belum bisa dilalui,” ungkapnya.
(Ald)

Komentar

Berita Lainnya