oleh

Kepala Sekolah ini Jadi Wanita Pertama yang Pegang Lisensi Juri Panjat Tebing Internasional

PALEMBANG – Nama Sumsel kembali harum oleh putra-putri terbaiknya. Kali ini lewat Nurwijayanti dengan hobinya terhadap olahraga ekstrim, Panjat Tebing. Olahraga yang populer, karena tak hanya menyumbang medali, tetapi juga diperlombakan resmi untuk pertama kali di Jakabaring Sport City, di Asian Games 2018 lalu.

Yanti -sapaan akrabnya- baru saja selesai mengikuti pelatihan Juri Panjat Tebing tingkat Asia, di Hongkong pada awal Mei 2019 lalu. Ia jadi wanita pertama dari Indonesia yang berhak memegang lisensi yang membanggakan tersebut. Apalagi, di dunia internasional, panjat tebing Indonesia kini sudah mulai diperhitungkan.

Sedikit bercerita, Yanti sebetulnya mulai menekuni panjat tebing sejak 2009 lalu. Sampai pada 2016 silam, ia akhirnya beralih menjadi juri. Bukan hanya usia yang tidak lagi muda, tetapi juga kesibukan yang mulai meningkat diluar aktivitas olahraga, memaksanya untuk pensiun.

Ia diberi tanggung jawab oleh Yayasan untuk menjadi Kepala SMP Methodist 2 yang terletak di Jl Kol Atmo, Palembang. Dua hal yang bertolak belakang, namun masih bisa  berkaitan. Hal ini tentu jadi tantangan yang butuh dukungan dari semua pihak. Tidak hanya pihak Yayasan tempatnya bekerja, tetapi juga Pemerintah agar olahraga Sumsel bisa semakin maju.

Tidak hanya prestasi lewat perlombaan tetapi juga sisi lain seperti yang dilakukan Yanti. ”Agar tetap bisa jalan dan dekat dengan suasana penjat tebing, beralih jadi juri sejak 2016 lalu. Tapi untuk sekarang, setelah pelatihan, harus magang di dua even internasional sebelum resmi memegang lisensi,”jelasnya, saat dibincangi Senin (20/5).

“Indonesia sudah tiga kali ikut seleksi, tapi baru tahun ketiga ini lolos. Dua teman pria, saya sendiri yang wanita. Untuk magang, sekarang masih melihat jadwal even, yang terdekat ada di Italia, Jepang, Jerman dan Cina. Jadi paling tidak dua tempat,”ujarnya.

Untuk pengalaman, Yanti yang juga anggota Pengurus Provinsi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sumsel ini, sudah sering menjadi juri di even daerah dan nasional. Diantaranya, NTO Test Event Asian Games di Cikole, Lembang, Jawa Barat pada 2017. Lalu FPTI 2nd National Series di Babel pada 2017, dan bertugas pada Asian Games 2018 lalu.

Ketua Pengprov FPTI Sumsel, Beni Hernedi mengapresiasi keberhasilan anggotanya tersebut. Karenanya, ia menghimbau semua pihak untuk bisa mendukung kemajuan olahraga panjat tebing sebagai olahraga prestasi. Termasuk apa yang dilakukan Yanti, yang tidak hanya mengharumkan nama Sumsel, tetapi Indonesia.

“Dari seleksi yang ketat, kita berhasil loloskan satu putri terbaik Sumsel di Internasional. Tentu hal ini patut diapresiasi dan didukung oleh siapapun. Sebab Sumsel sudah dikenal sebagai Provinsi Olahraga. Diluar prestasi Yanti, kedepan kami juga berupaya menggenjot prestasi atlet,”kata Beni. (aja)

 

Biofile

Nama : Nurwijayanti S.Pd

Lahir : Palembang, 13 Agustus 1983

Pendidikan Terakhir : S1 Pendidikan Matematika

Pekerjaan : Kepala SMP Methodist 2 Palembang

Ayah : Nurharianto

Ibu : E.Suryanah

Komentar

Berita Lainnya