oleh

Keponakan yang Bunuh Pamannya Dibekuk Jatanras, Ngaku 6 Tahun Tahan Emosi

SUMEKS.CO – Belum 24 jam, pelaku pembunuhan terhadap korban Junaidi alias Daeng (66), yang dibantai oleh keponakannya sendiri Selasa (7/7/2020) malam, berhasil diamankan Unit IV Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel tanpa perlawanan, Rabu (8/7/2020) sore.

Saat diamankan, pelaku Heriyadi alias Dedi (36) mengaku menahan emosinya selama 6 tahun lantaran tidak juga didamaikan oleh korban di tempatnya dulu bekerja.

“Aku sudah mintak tolong dengan uwak (korban) tuh, sudah ngulang-ngulang. Mintak tolong nian aku dengan uwak tuh kareno sudah 6 tahun aku nahan emosi. Intinyo masalah jagoan Pak. Kareno aku idak didamaikan, aku idak biso begawe,” aku tersangka Dedi.

Dedi mengaku saat datang dan menghabisi korban sedang mabuk tuak. “Awalnyo aku masuk ngetuk pintu, terus uwak tuh yang bukaknyo. Aku langsung ngomong, aku sudah bawak pisau yang biaso aku bawak, dio ngoceh-ngoceh. Langsung bae aku serang dio dari depan,” katanya.

Tersangka Dedi (paling kanan). Foto : edho/sumeks.co

Saat kejadian tersangka Dedi baru saja pulang dari berjualan bambu keliling. “Sejak aku idak melok jago lagi dan belum didamaikan samo uwak, aku bejualan buluh (bambu) keliling Pak. Dari pada idak makan, mending aku bejualan bambu keliling bae,” beber Dedi lagi.

Usai kejadian, tersangka Dedi langsung menyeberang Sungai Musi dari simpang Sungki menuju pasar induk Jakabaring. “Langsung lari idak tahu arah Pak. Langsung nyeberang bae terus aku jalan kaki sampai ke Bukit. Aku jugo idak tahu uwak itu meninggal setelah aku tusuk,” tandasnya.

Seperti diketahui Junaidi alias Daeng (66), tewas dibantai dengan senjata tajam usai melakukan salat Magrib, di rumahnya Jl Kemas Rindo, RT 31/06, Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, Palembang, Selasa (7/7/2020).

Usai kejadian pelaku Hariyadi alias Dedi (35) langsung melarikan diri. Korban yang bersimbah darah langsung dilarikan ke RS Bhayangkara dan sebelumnya sempata dilarikan ke RS terdekat.

“Tersangka Dedi kita tangkap di Kemang Manis, Rabu sore tadi. Untuk barang bukti pisau yang digunakan tersangka dibuang ke sungai,” terang Kasubdit Jatanras Kompol Suryadi SIK MH melalui Kanit 4 Kompol Zainuri SH MH, saat dikonfirmasi.

Kasus tersebut sebelumnya dilaporkan pihak korban ke Polsek Kertapati. Dan untuk penyidikan lebih lanjut kasus tersebut ditangani Jatanras Polda Sumsel.(dho/tj)

Komentar

Berita Lainnya