oleh

Kereta Api Batubara Resmi Dioperasikan, Herman Deru Optimis Sumsel Jadi Gerbang Ekspor

SUMEKS.CO – Gubernur Sumsel, Herman Deru, memberikan apresiasi PT Sriwijaya Mandiri Sumatra Selatan atau PT SMS yang telah melakukan langkah ataupun solusi untuk pengangkutan batubara menggunakan kerera api.

Hal tersebut dikatakannya saat Peresmian Angkutan Batubara PT SMS (Perseroda) di Desa Muara Lawai Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat, Kamis (21/5).

Dia menceritakan kilas balik bahwa dirinya telah menandatangani Pergub 74 Tahun 2018. Dimana, truk angkutan batubara yang melewati jalanan umum di Sumsel dipastikan tak lagi melewati jalan umum.

“Keputusan itu seakan kiamat bagi para pengusaha batubara, karena tidak boleh lewat jalan umum. Tapi hal tersebut saya yakinkan kita punya kereta api serta jalan khusus,” ungkapnya.

Selain ada sektor angkutan air, ditambah lagi dengan kereta api tentu hal tersebut membawa Sumsel menuju gerbang ekspor batubara. Karena dia menilai sektor angkutan air juga dipush untuk makin memperbanyak volume, begitu juga di kereta api dibuat solusi untuk mengangkat batubara.

“Hari ini kita saksikan sendiri peresmiannya. Dengan adanya kereta api tentu makin banyak lagi mengangkut komoditas batubara menuju gerbang ekspor. Hal tersebut juga secara tidak langsung menambah devisa negara dan PAD bagi daerah,” kata HD.

Maka itu, HD mengapresiasi khususnya PT KAI bahwa angkutan kereta api yang mengangkut batubara sebenarnya yang efisien dan efektif dengan tingkat kecelakaan rendah, angkutan yang lebih banyak, dan hemat. Tak hanya itu, dia juga mengharapkan kepada PT KAI bersama Kementerian PUPR untuk membuat flyover/underpass agar kereta apinya tetap dan jalan lintas tengahnya tidak terganggu.

Terlebih lagi, Herman Deru berharap kepada PT SMS adalah sebuah BUMD milik Pemprov Sumsel yang tentu diharapkan agar perusahaan ini bisa berjalan cepat dengan memberikan contoh bahwa perusahaan ini mandiri sesuai namanya dan memberikan kontribusi nantinya.

“Kalau Pemprov Sumsel mendapatkan PAD yang baik tentu berimbas kepada kabupaten/kota yang akan mendapatkan bantuan keuangan dari Gubernur. Maka saya harap kepada Pak Bupati untuk membantu kelancaran ini, kalaupun ada yang diusulkan dan itu kewenangan gubernur ya diusulkan,” perintahnya.

Untuk pelaksanaan di lapangan, HD meminta produktifitas tidak boleh terganggu walaupun dalam kondisi pandemi Covid-19. Maka itu para karyawan dalam bekerja tetap menggunakan protokol kesehatan dan hindari PHK.(ety)

Komentar

Berita Lainnya