oleh

Keroyok Korban Hingga Tewas di Diskotik Centre Stage, Debong Dituntut 11 Tahun Penjara

SUMEKS.CO – Terdakwa kasus pembunuhan di diskotik Centre Stage bernama Debi Kurniawan alias Debong (21) hanya bisa terdiam saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel Imam Murtadlo SH mengganjarnya dengan pidana penjara selama 11 tahun.

Hal itu diketahui dalam sidang yang digelar Selasa (22/9) dengan agenda pembacaan tuntutan oleh JPU dihadapan majelis hakim PN Palembang diketuai Harun Yulianto SH MH dengan terdakwa melalui sidang virtual.

Dalam tuntutannya menurut JPU terbukti secara sah dan meyakinkan  melakukan tindak pidana dengan sengaja telah melakukan perampasan terhadap nyawa orang lain.

“Menuntut kepada terdakwa sebagaimana dalam perbuatannya melanggar Pasal 338 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan pidana penjara selama 11 tahun”. Ucap Imam dalam tuntutannya.

Hal yang memberatkan terdakwa bahwa perbuatannya telah menghilangkan nyawa orang lain dan menimbulkan duka bagi keluarga korban.

Setelah mendengar tuntutan JPU, terdakwa melalui penasihat hukum Daud Dahlan SH dari Posbankum PN Palembang akan menyatakan pembelaannya atas tuntutan secara tulisan yang digelar pada sidang Selasa pekan depan.

“Kami akan lakukan pembelaan, dikarenakan tuntutan yang dibacakan oleh JPU menurut kami selaku kuasa hukum terdakwa sangatlah berat karena terdakwa bukan otak pelaku masih ada yang lainnya yang buron”. Singkat Daud ditemui usai sidang.

Didalam dakwaan, terdakwa beserta lima orang lainnya yang telah divonis terlebih dahulu oleh majelis hakim PN Palembang melakukan tindak pidana pengeroyokan terhadap korban bernama Yogie Randra Sugama di sebuah diskotik Centre Stage pada Desember 2017 silam.

Kejadian bermula cek cok mulut antara korban dan teman terdakwa bernama Amanda (DPO) setelah menenggak minuman keras.

Saat itu korban terlebih dahulu dikeroyok serta dipukuli oleh terdakwa dan temannya yang lain di parkiran diskotik itu, korban sempat melarikan diri kedalam diskotik dan dikejar oleh terdakwa.

Didalam diskotik itulah korban kemudian kembali dikeroyok dan ditusuk oleh salah satu teman terdakwa berkali-kali, melihat korban sudah berlumuran darah, terdakwa dan rekannya yang lain langsung melarikan diri.

Korban Yogie sempat dilarikan ke rumah sakit Hermina namun nahas setibanya dirumah sakit tersebut nyawa korban tidak dapat tertolong. (Fdl)

 

Komentar

Berita Lainnya