oleh

Kesabaran Petani OKU Timur Sedang di Uji

MARTAPURA – Belum hilang ingatan petani akibat harga gabah atau beras terjun bebas saat panen raya bulan lalu. Kini petani dipusingkan dengan dilakukanya pengeringan saluran irigasi selama dua bulan berdasarkan surat edaran dari pihak pengelola bendungan.

Pengeringan sendiri dilakukan untuk melakukan perbaikan terhadap saluran irigasi yang mengalami kerusakan. Bahkan yang beredar dikalangan petani, pengeringan akan berlangsung selama dua bulan.

Menyikapi permasalahan yang dihadapi petani di OKU Timur, yang terus terusan dirundung berbagai persoalan. Bupati OKU Timur H Lanosin ST didampingi Kepala PUTR OKU Timur Aldi Gurlanda ST, langsung menyambangi lokasi perbaikan saluran irigasi gasi yang rusak, untuk meminta agar proses perbaikan sesegera mungkin dirampungkan

“kita pastikan air dapat kembali mengaliri saluran irigasi yang mengarah ke Belitang dan Lempuing dalam 1 bulan lagi, ”kata Lanosin usai melihat proses perbaikan saluran irigasi di Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Buay Madang OKU Timur.

Bupati OKU Timur yang baru dilantik itu mengatakan, dirinya mendapatkan banyak keluhan dari masyarakat, terutama para petani yang sangat bergantung dari irigasi untuk mengairi persawahan dimusim tanam ini.

Dimana masyarakat yang mengeluh kepadanya, mengungkapkan ketika pengeringan irigasi selama dua bulan atau 60 hari terlalu lama.

Dikatakan Lanosin, pengerjaan perbaikan dinding sayap yang jebol dilakukan secara swakelola, ada kekurangan di material, dan masyarakat juga turut membantu menyiapkan pasir yang dimasukan kedalam karung. Mengingat waktu perbaikan sesuai dengan surat pemberitahuan memakan waktu setidaknya 60 hari kalender atau dua bulan.

Komentar

Berita Lainnya