oleh

Kesehatan Keluarga Adalah Yang Utama

SUMEKS.CO, PRABUMULIH – Herli Apriyani (40) bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Prabumulih mengaku bersyukur memiliki Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Wanita yang akrab disapa Erly ini bersedia menuturkan kisahnya saat memanfaatkan kepesertaan JKN-KIS miliknya. Meski belum pernah menderita penyakit yang serius, ia tetap antusias menceritakan pengalamannya saat berobat di salah satu dokter keluarga di Kota Prabumulih.

“Alhamdulillah, saya dan keluarga belum pernah menderita sakit yang berat, cuma demam dan batuk saja dan belum ada menderita penyakit yang berat-berat, dan semoga saja tidak pernah,” ungkap Erly kepada tim Jamkesnews (21/04).

Erly mengatakan bahwa JKN-KIS digunakan untuk proteksi diri ketika sedang sakit, melindungi diri dari ketidakpastian dari biaya pelayanan kesehatan.

“Sebenarnya tidak ada yang berharap untuk menggunakannya, itu artinya kita selalu sehat dan iuran yang kita bayarkan digunakan untuk membantu peserta lain yang sedang sakit, jadi semacam gotong-royong, iuran peserta yang sehat akan membantu peserta lain yang sedang sakit,” ujar Erly.

Meski pernah menderita penyakit ringan seperti demam dan batuk, ia telah merasakan manfaat Program JKN-KIS dan mengaku program pemerintah ini sangat membantu dirinya dan keluarga. Dan itu terbukti saat berobat di fasilitas kesehatan dimana pengobatannya ditanggung oleh Program JKN-KIS.

“Waktu saya berobat di dokter keluarga, kami tidak merasakan adanya perbedaan layanan yang diberikan dan kami juga tidak ada dipungut biaya ataupun mengeluarkan uang sepeser pun saat berobat,” aku Erly.

Erly juga mengatakan bahwa melindungi diri dan keluarganya merupakan hal utama yang harus dilakukan. Dengan terdaftar menjadi peserta JKN-KIS membuat Erly tenang dalam bekerja.

“Ya ini saya rasa sudah menjadi tanggung jawab orang tua untuk memberikan upaya proteksi untuk menjaga keluarga, apalagi biaya kesehatan semakin mahal. Tidak ada yang tau kapan kita sakit, semuanya harus dipersiapkan karena masa depan mereka masih sangat panjang. Dengan terjaminnya biaya kesehatan, kita juga bisa mempersiapkan biaya rumah tangga, biaya pendidikan anak dan biaya lain-lain untuk anak-anak saya,” tambah Erly.

Erly berpendapat bahwa Program JKN-KIS yang diselenggarakan pemerintah ini pastinya sudah membantu banyak saudara–saudara yang membutuhkan.

“Pasti ada banyak sekali yang merasa terbantu dengan program ini, jadi tidak ada alasan lagi untuk tidak bergabung dengan program ini. Sesuai dengan slogan BPJS Kesehatan, Dengan Gotong Royong Semua Tertolong, semakin banyak yang sehat semakin banyak masyarakat sakit yang bisa dibantu. Untuk itu yang sudah menjadi peserta JKN-KIS, kita juga harus menjaga kesehatan kita. Bukan berarti dengan adanya kartu JKN-KIS kita harus sakit setiap bulan atau setiap minggu,” tutup Erly. (ril)

Komentar

Berita Lainnya