oleh

Ketagihan Main Judi Online, Tiga Sekawan Bobol Masjid dan Indekos

SUMEKS.CO – Tiga sekawan ditangkap aparat Unit Reskrim Polsekta IB I Palembang, lantaran mencuri Masjid dan indekos di kawasan Bukit Besar, Palembang. Ketiganya nekat mencuri lantaran ketagihan main judi online.

Pelakunya adalah Muhammad Dodi Juliansyah (27), Rangga (26) dan Herianto (25). Mereka diringkus ditempat dan waktu yang berbeda Senin (23/11/2020).

“Ketiganya ini komplotan, spesialis pencurian di Masjid dan indekos. Tapi mereka pemain baru. Pelaku Herianto yang lebih dulu ditangkap kemudian dikembangkan dan kemudian diamankan Dodi dan Rangga,” kata Kapolsekta IB I Kompol Deni Triana SIK didampingi Kanit Reskrim Iptu Ginting, Selasa (24/11/2020).

Tersangka Dodi sendiri, dalam pengembangan kasusnya sudah melakukan pencurian di dua Masjid dan berhasil menggasak kipas angin, televisi dan vacum penyedot debu.

“Tersangka Dodi juga terlibat pencurian di indekos bersama Rangga dan Herianto. Di dalam indekos pelaku menggasak dua tabung gas, satu unit laptop dan satu buah jam tangan dan semua barang yang diambil sudah dijual oleh pelaku,” terang Deni.

Hasil curian sebagian ada yang dipakai sendiri oleh pelaku. “Ketiga tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentanga pencurian dengan ancaman hukumannya 5 tahun penjara,” katanya.

Sementara itu, tersangka Rangga dan Herianto mengatakan, saat melakukan pencurian di indekos pada siang hari. Masuk ke dalam rumah melalui pintu belakang dengan cara merusak kunci obeng. Setelah itu pelaku menggasak tabung gas, laptop dan jam tangan.

Sedangkan tersangka Dodi mengaku, beraksi di masjid Al Hidayah dan masjid Baitul Ulum.

“Masuk ke dalam Masjid melalui jendela setelah merusak engsel jendela dengan obeng. Siang hari Pak, saat masjid dalam keadaan sepi. Awalnyo idak ado niat, tapi pas di jalan ketemu obeng langsung aku ambek,” ujar Dodi.

Dari Masjid Al-Hidayah, tersangka Dodi mengambil kipas angin yang berada di dekat imam dan vakum alat penyedot debu. Lalu, satu bulan kemudian Dodi melakukan pencuian di Masjid Baitul Ulum di Jl Ogan, Kecamatan Ilir Barat I.

“Aku ngambek televisi LED dari dalam gudang Masjid. Aku datang ke masjid Baitul Ulum jalan kaki setelah main game online, sudah aku ngambek televisi aku nelpon kawan aku minta jemput pakai motor dio alasan aku nak jual televisi punyo aku di Kenten. Televisi itu laku terjual Rp 1,3 juta, vacum dijual Rp 150 ribu dan duitnyo habis main game online,” kata Dodi.

Tersangka Herianto mengaku, awalnya mereka memanjat pohon untuk mengambil mangga. Saat di atas pohon mangga mereka melihat dinding batako di indekos rapuh.

“Kami jebol dan masuk langsung ngambek tabung gas, laptop dan jam tangan. Barang-barang itu sudah kami dijual,” tukasnya.(dho)

Komentar

Berita Lainnya