oleh

Ketahuan Tetangga, ABG Dicokok Polisi

-Hukum-1.151 views
MUSI RAWAS-Alibi tidak membawa dan menyimpan barang bukti ternyata tidak cukup kuat meyakinan polisi. Diki Vahlevi (17) warga Dusun l, Desa Sungai Pinang, Kecamatan Muara Lakitan, kabupaten Musi Rawas (Mura). Tetap dicokok petugas setelah dilaporkan tetangganya sendiri.

Selasa (22/1) sekitar pukul 08.30 WIB, sejumlah personel dari Polsek Muara Lakitan menjemput paksa Diki dari kediamannya. Dia dilaporkan telah melakukan percobaan pencurian di rumah Yesi Oktavia (24). Di Dusun VI Desa Sungai Pinang, Kecamatan Muara Lakitan yang berjarak 100 meter dari kediamannya.

Awalnya Diki menolak dijemput paksa dengan alasan tidak ada bukti. Atas tudingan aksi pencurian yang disematkan kepadannya. Polisi menegaskan, Diki harus ikut terlebih dulu untuk menjalani proses pemeriksaan. Namun kilah pelaku akhirnya terungkap saat dipertemukan dengan saksi korban. Saat diinterogasi akhirnya pelaku mengaku sudah melakukan aksi pencongkelan rumah. Dan mengurungkan niat membawa kabur benda berharga milik korban karna ketahuan.

Kejadian itu bermula ketika Diki nekat merangsak masuk ke rumah Yesi. Yang dianggapnya kosong tak berpenghuni. Aksi itu dilakukan di hari sama sekitar pukul 02.00 WIB. Tersangka sempat mencongkel jendela belakang rumah korban menggunakan obeng. Setelah jendela terbuka, dia sempat masuk ke dalam rumah Yesi.
Korban yang curiga mendengar suara jendela terbuka langsung bangun. Dan memergoki pelaku yang hendak masuk ke dalam rumah. Panik akibat ketahuan, pelaku langsung kabur melalui jalan yang sama sembari di teriaki korban,

“Maling, maling, ” jerit korban.

Sejumlah tetangga Yesi sempat keluar rumah dan mengejar pelaku. Yang sudah dikenali karena masih warga satu desa dengan korban. Namun sayang pengejaran itu di urungkan karena Diki sudah kabur terlebih dulu. Merasa jengkel dengan aksi itu. Korban di temani sejumlah warga mengadukan permasalahan itu ke Polsek Muara Lakitan untuk di tindaklanjuti.(cj13)

Komentar

Berita Lainnya