oleh

Ketat, Keluarga Masih Bisa Bertemu JCH

PALEMBANG – Kendati pengawasan dan penjagaan di pintu masuk Asrama Haji Palembang, sangat ketat. Namun, panitia dan petugas masih bermurah hati dengan memperbolehkan JCH untuk bertemu anggota keluarganya.

Hanya saja keluarga tidak diperkenankan masuk ke dalam lingkungan asrama. Melainkan menunggu di bawah tenda sebelah kiri pintu masuk asrama haji. Selanjutnya petugas di pintu masuk akan memanggil nama JCH yang akan ditemui melalui pengumuman.

Baijuri, JCH asal Muba
Baijuri, JCH asal Muba yang akan menemui anggota keluarganya, Jumat (19/7). foto: dendi romi sumeks.co

JCH yang namanya dipanggil akan keluar dari kamar menuju pintu masuk asrama tempat keluarganya menunggu. Jarak dari kamar menuju “ruang tunggu” berjarak sekitar 200 meter. Bagi jemaah lansia, sedikit repot jika ingin bertemu keluarganya.

Pantauan sumeks.co, Jumat (19/7) tenda yang disediakan panitia sebagai ruang tunggu JCH selalu dipenuhi anggota keluarga yang akan menemui anggota keluarganya. Mereka berkumpul di bawah tenda sembari menunggu JCH yang dipanggil.

Baijuri, JCH asal Muba mengatakan bahwa dirinya dipanggil petugas karena ada anggota keluarganya yang akan bertemu.

“Aku tadi dipanggil, makonyo nak ke depan (ruang tunggu keluarga JCH),” kata Baijuri.

Sementara itu salah satu petugas haji menyatakan bahwa sebenarnya keluarga tidak diperbolehkan lagi untuk bertemu JCH setalah berada di asrama haji. Tetapi karena alasan sosial, makanya jemaah masih bisa ditemui.

“Kasihan jemaah yang mau istirahat,” tukasnya. (dom)

Komentar

Berita Lainnya