oleh

Ketika Augie Bunyamin-Nirmala Dewi Ramaikan Bursa Exco PSSI

-Lainnya-57 views

Penguatan Asprov dengan Kompetisi, Cetak Pemain ke Luar Negeri

WONG SUMSEL maju meramaikan bursa Komite Eksekutif (Exco) PSSI periode 2019-2023. Mereka adalah Augie Bunyamin dan Nirmala Dewi. Keduanya bertekad tidak hanya jadi pemanis dalam Kongres Pemilihan PSSI pada 2 November nanti tapi juga memiliki visi dan misi jelas dalam memajukan sepak bola Indonesia ke depan. Apa saja itu?

Dengan background sebagai pengurus Asprov PSSI Sumsel, Augie ingin fokus pada penguatan Asprov di seluruh Indonesia. Penguatan ini berupa menyibukkan asprov dengan memutar kompetisi kelompok umur regional yang dikelola Asprov-Asprov. Misal, regional Sumatera, regional Indonesia Timur dan sebagainya. Mulai dari kelompok umur 13 tahun, 15 tahun, 17 tahun, hingga 19 tahun. Kompetisi ini tidak hanya untuk pesepakbola putera tapi juga puteri.

Kemudian pemegang lisensi FIFA Futuro 3 dan UEFA General Secretary Academy 2019 ini juga menjamin diputarnya kompetisi Liga 3 di masing-masing Asprov secara berkesinambungan. “Pada kompetisi regional ini peran Asprov penting karena mereka yang memutar. Kemudian pembagian deviden kepada Asprov, selain subsidi dari pusat. Ini akan menjadikan Asprov Mandiri. Tidak bergantung pada pusat karena eviden ini yang dapat menggelar kegiatan di tingkat masing-masing Asprov,” jelasnya. “Dari sisi pembinaan, kompetisi ini bisa menjamin ketersediaan atlet potensial masa depan karena ujungnya kompetisi kelompok umur ini bisa diserab klub profesional,” lanjut eks Bos Hotel Swarna Dwipa Palembang ini.

Asprov, lanjut Direktur Keuangan Sriwijaya FC periode 2009-2013 ini, juga didorong untuk mengembangkan bisnis usaha. Ini bisa dilakukan dengan menggandeng BUMN dan BUMD di masing-masing daerah. Kemudian menggandeng televisi lokal sebagai promosi program Asprov dan melakukan MoU dengan kepala daerah masing-masing terkait pemanfaatan aset pemda. “PSSI juga harus melakukan sinergi dengan KONI dan kementrian terkait, misal Kemenpora, Kementrian Pendidikan, Kementrian Ketenagakerjaan. Mengingat kementrian-kementrian itu yang selama ini intens bersinggungan dengan sepak bola,” jelasnya.

Bagaimana dengan Nirmala Dewi? Wanita cantik kelahiran Bandar Lampung ini ingin mewujudkan aspirasi masyarakat. Pengalaman menjadi Staf Khusus Erick Thohir saat menjadi Presiden INASGOC, Asian Games 2018 membulatkan tekadnya maju dalam bursa Exco PSSI 2019-2023. Ini karena sepak bola benar-benar sudah mendarah daging di masyarakat Indonesia.
[06:17, 11/2/2019] Kumaidi2: “Saya merasa terpanggil bantu demi masa depan sepak bola Indonesia dengan intensifkan pembinaan pemain muda. Pembinaan pemain muda di timnas akan lebih maksimal jika pemain Indonesia dititipkan di klub-klub besar luar negeri. Untuk negara tujuan nanti menyesuaikan kiblat pengembangan sepak bola Indonesia. Negara atau benua mana yang menjadi kiblatnya,” ujar Eks Direktur Marketing Sriwijaya FC tersebut.

Dengan pengalaman internasional affair yang dimiliki, Pengurus Asprov PSSI Sumsel ini yakin program itu bisa jalan. Caranya, memanfaatkan Piala Dunia U-20 pada 2021 yang sedang diusahakan dilaksanakan di Indonesia. Ajang ini bisa menjadi jendela melakukan kerja sama dengan klub dunia. Dewi juga sudah memikirkan bagaimana sumber pendanaannya program ini. Tentu yang pertama adalah menggali dari sponsor dengan cara PSSI melakukan sinergi dengan Pemerintah dan FIFA. Melalui Pemerintah bisa memanfaatkan dana CSR BUMN untuk mengatrol bibit muda pesepakbola Indonesia. Ke depan, sang atlet bisa menjadi brand ambassador perusahaan BUMN terkait.

Agar banyak pesepakbola muda bermunculan, fasilitas lapangan di daerah harus diperbagus. Dibuat standar FIFA. Dewi berharap, Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 sehingga bisa menaikkan level lapangan di beberapa kota yang ditunjuk sebagai penyelenggara. Mengingat hanya dua jalan untuk up grade lapangan di daerah. Apa itu? Keinginan Pemimpin Daerah yang gila olahraga dan adanya event internasional. “Jakabaring Sport City bisa jadi contoh bagaimana kegilaan pemimpin daerah terhadap olahraga dan event internasional menjadikan pemacu fasilitas olahraga standar internasional,” tukas Koordinator Kegiatan Promosi Provinsi Sumsel sebagai penyelenggara Asian Games 2018 pada kegiatan Indonesia Sport Expo and Forum pada 2017.(*)

Profil Augie Bunyamin
TTL: Jakarta, 15 Agustus 1966
Jenis Kelamin: Laki-Laki
1. Sekretaris Asprov PSSI Sumsel 2009 – sekarang
2. Sertifikasi FIFA Futuro 3
3. AFC 2017 Sekjend Course
4. UEFA General Secretary Academy 2019
5. Direktur Keuangan Sriwijaya FC 2009-2013
6. Direktur Pertandingan Sriwijaya FC 2013-2019

Profil Nirmala Dewi
TTL : Bandar Lampung, 18 Mei 1978
Jenis Kelamin: Perempuan
Pengalaman Organisasi
1. Pengurus Asprov PSSI Sumsel 2014-sekarang
2. Manajer Sriwijaya FC U-19
3. Direktur Marketing Sriwijaya FC 2016-2019
4. Pengurus KONI Sumsel 2010-sekarang

Komentar

Berita Lainnya