oleh

Ketua PMI Kota Pagaralam: Jangan Salah Menyikapi New Normal

PAGARALAM – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pagaralam turut menyatakan sikap untuk memerangi penyebaran virus covid-19. Senantiasa berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam pencegahan dan penyebaran covid-19 di Kota Pagaralam.

“Kita menghadapi tantangan baru di masa new normal, banyak pula masyarakat yang bertanya apa itu new normal? Tatanan kehidupan yang normal tapi baru ini,” ungkap Ketua PMI Kota Pagaralam, M Fadli SE saat menyalurkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) beserta peralatan disinfektan, bantuan dari PMI Provinsi Sumsel kepada UPTD Puskesmas di Pagaralam, Kamis (11/6).

Pada masa new normal ini, Fadli mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak salah kaprah dalam menyikapinya. New normal bukan kondisi normal atau bebas seperti yang ada selama ini, bebas mengumpulkan masyarakat, bebas kumpul-kumpul dan lain sebagainya.

“Ada tatanan-tatanan tertentu Protap yang harus diikuti, sesuai dengan standar protokol kesehatan Covid-19. Karena di new normal ini, kita terkadang kebablasan,” katanya.

Karena itu tambah Fadli Yang juga Wakil Waikota Pagaralam, semuanya harus tetap melaksanakan protokol kesehatan covid-19, dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

“Saya titip pesan dengan deng berading di dusun, jangan nian terlalu bebas, jangan pula menganggap ini hal yang biasa,” imbuhnya.

Sebagai Wakil Walikota Pagaralam, dirinya cukup merasa prihatin dengan kondisi masyarakat Kota Pagaralam, setelah ditetapkan Pagaralam masuk 4 Kabupaten/Kota di Sumsel yang boleh untuk penerapan kondisi new normal, karena masyarakat terkadang sering cukup kebablasan dalam menyikapinya.

Maka dari itu tambah Fadli, dalam kesempatan tatap muka pemberian bantuan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumsel ke sejumlah Puskesmas, dirinya mengajak segenap petugas Puskesmas untuk bisa ikut serta bersama-sama mengedukasi masyarakat tentang kondisi new normal di tengah pandemi covid-19.

“New normal ini bukan berarti kita kembali ke kondisi normal sebelum ada covid-19, tetapi kita memulai tatanan baru kehidupan, dengan rajin mencuci tangan, membersihkan diri, jaga jarak dan menggunakan masker,” paparnya.

Langkah-langkah inilah tambah Fadli, yang perlu diedukasikan kepada masyarakat, terutama sebagai tenaga medis atau proliner dalam memerangi dan melawan Covid-19.

“Saya juga mengimbau kepada para tenaga medis untuk selalu mengedukasi masyarakat, minimal dari pasien yang datang berobat di Puskesmas. Kita juga berharap Pagaralam tetap zero dari kasus covid-19,” harapnya. (ald)

 

Komentar

Berita Lainnya