oleh

Ketua PWI Pusat Kagumi Kantor PWI Tubaba

SUMEKS.CO – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Atal S. Depari mengagumi Kantor PWI Tulangbawang Barat (Tubaba) yang dibangun 2019 lalu.

Bersama Ketua PWI Lampung Supriyadi Alfian SH dan jajaran, Atal mengaku sangat kagum dengan kantor yang dibangun oleh Bupati Tubaba Umar Ahmad tersebut. “Bangunan ini sangat unik dan mempunyai nilai seni yang tinggi,”ungkap Atal S. Depari saat meninjau langsung kantor yang dibangun dengan material 90 persen bambu tersebut.

Karenanya ia meminta agar insan pers Tubaba khususnya PWI terus mendukung pembangunan yang dilakukan pemerintah setempat. “Tidak salah ketika PWI memberikan Anugerah Kebudayaan kepada bupati yang mempunyai visi sangat baik ini dan cerdas ini,”jelasnya di ruangan kantor berlantai dua tersebut.

Wartawan senior ini menyatakan bahwa Kantor PWI Tubaba adalah bangunan balai wartawan terunik se-Indonesia. Ia melihat Bupati Umar membangun kantor tersebut mempunyai visi yang jauh ke depan, diantaranya adalah menjaga kelestarian alam.

“Desain kantor ini sangat baik dan unik serta ramah lingkungan. Bayangkan jika ini menggunakan Air Conditioner (AC) berapa banyak yang harus dibeli begitu juga dengan kebutuhan listriknya. Tapi ini sama-sama kita lihat, semuanya tertata dan bersahabat dengan alam,”ungkap Atal yang diamini Ketua PWI Lampung Supriyadi Alfian Sabtu (19/12) sore.

Tiba di Tubaba sekitar Pukul 16.00 WIB, Atal bersama rombongan PWI Lampung dan jajaran serta PWI Tubaba yang dikomandoi langsung Edi Zulkarnaen, pertama melihat Tugu Empat Marga. Di lokasi ini Atal langsung mengabadikan momen tersebut.

Dari lokasi itu, rombongan kemudian mengunjungi Tugu Titik Nol Tubaba yang dibangun di Pertigaan Tiyuh Panaragan. Kemudian Atal bersama rombongan langsung mengunjungi mengunjungi Kota Budaya Uluan Nughik yang berisi rumah-rumah panggung khas masyarakat Lampung dan kantor PWI setempat.

Dari lokasi tersebut rombongan kemudian mengunjungi Taman Batu Megalitik di Penyiloaan yang
merupakan pintu gerbang Las Sengok. “Udaranya sangat sejuk, keindahannya juga sangat alami. Mudah-mudahan akan banyak kebaikan datang ke sini,”tutup Atal. (fei/wdi/radarlampung.co.id)

Komentar

Berita Lainnya