oleh

Ketua Tim PKK Ajak Warga Buat Disinfektan dari Herbal

MURATARA-Ketua tim penggerak PKK Kabupaten Muratara, Nya Lia Mustika ajak ibu Ibu Rumah Tangga (IRT), olah disinfektan dari Tanaman Obat Keluarga (Toga).

Upaya itu dianggap efektif tangkal virus corona, sekaligus mengakali pembengkakan harga terhadap harga disempektan yang dijual di pasaran.

Minggu (5/4) sekitar pukul 09.00 WIB, sejumlah ibu ibu di pimpin ketua tim PKK Muratara lakukan, pengolahan masal terhadap tanaman obat obatan yang bisa di jumpai mudah di tengah masyarakat. Berbekal daun sirih dan daun jeruk purut.

Mereka mengolah daun daunan itu menjadi disempektan gerak. “Saya mengajak seluruh ibu ibu di Muratara untuk membuat disempektan Sederhana yang bisa menangkap corong. Karena ini alami dan sangat aman di gunakan keluarga, berbeda dengan disinfektan cair kimia,” katanya.

Dia mengungkapkan, kendati disinfektan cair bisa di buat dengan cara sederhana menggunakan zat campuran karbol Wipol, So Klin pembersih lantai dan Bayclin. Namun zat ciar itu, dianggap tidak aman untuk kulit dan hanya efektif digunakan untuk benda mati.

“Kalau disempektan herbal dari minyak serai dan daun jeruk. Ini sangat aman untuk kulit dan keluarga. Bisa juga membuat disempektan dari daun bambu,” tegasnya. Pihaknya berharap, disempektan herbal ini mampu mengatasi kelangkan disempektan yang dijual di pasaran dan biasa di dapat dengan mudah.

“Memang disempektan ini hanya mampu membunuh bakteri. Tapi ini sebagai antisipasi kita saja untuk perlindungan diri dan keluarga, dari pada beli mahal kita sarankan warga bisa membuatnya di rumah,” tutupnya.

Sementara itu, Cici warga yang sempat ikut menyaksikan pengolahan disempektan herbal itu mengaku, selama ini tanaman daun siri dan daun jeruk sangat mudah di jumpai di tengah masyarakat khususnya di Muratara.

Pihaknya berharap, pengolahan disempektan Herbal itu, selain bisa menjadi penangkal virus corona, juga bisa menjadi peluang sampingan bagi warga. “sekarang banyak warga yang nyari penangkal virus dan bakteri. Sebetulnya ini bisa jadi peluang ekonomi jika di kembangkan, mengingat permintaan disempektan sedang tinggi,” timpalnya.(cj13)

Komentar

Berita Lainnya