oleh

Ketua TKD Sumsel : Target Akhir Maret Unggul 10-15 Persen

-Nasional-169 views

PALEMBANG – Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-KH Ma’ruf Sumsel, Syahrial Oesman mengaku suara pasangan Jokowi-KH Ma’ruf di Sumsel terus mengalami peningkatan. Bahkan, di akhir Maret mendatang, suara pasangan nomor urut 1 tersebut ditargetkan bisa unggul 10-15 persen ketimbang lawannya.

“Dukungan terus mengalir dari berbagai lapisan masyarakat. Seperti hari ini dari Pakatan Relawan Melayu. Setiap harinya terus mengalami peningkatan. Di akhir Maret ini kami targetkan bisa unggul 10-15 persen,” ujarnya.

Syahrial mengatakan kondisi saat ini ada selisih sekitar 3,6 persen dari pasangan calon nomor urut 2. Namun, upaya dari Tim Kampanye Daerah (TKD) diharapkan bisa memberikan peningkatan suara lebih banyak lagi. “Salah satu caranya dengan berkampanye secara door to door, menemui masyarakat secara langsung untuk menyampaikan visi, misi serta prestasi yang sudah dicapai,” katanya.

Menurutnya, menjelang Pemilu April 2019 mendatang, isu-isu negatif dan berita bohong atau hoax terus menimpa Jokowi, termasuk di Sumsel. Karena itu dirinya juga menekankan agar masyarakat tidak langsung percaya atas informasi yang sudah didapat di Media Sosial (Medsos).

“Jokowi memiliki inisiatif menyejahterakan masyarakat. Salah jika mengatakan Jokowi antiulama, PKI. Isu-isu ini harus kita luruskan. Kita ceritakan siapa Jokowi sebenarnya. Di Sumsel, Jokowi memang masih banyak diisukan macam-macam,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh mengungkapkan deklarasi dukungan dari warga Pakatan Relawan Melayu terhadap Jokowi-KH Ma’ruf merupakan langkah yang tepat.

Sebab, Jokowi merupakan pemimpin yang berkomitmen besar dalam membangun bangsa dan negara. “Saya bisa katakan tepat karena Jokowi memiliki niat baik, perilaku serta komitmen sebagai kepala pemerintahan. Sehingga tepat sekali jika kita memberikan dukungan untuk periode kedua,” terangnya.
Ia juga menepis maraknya isu hoaks yang terus menimpa Jokowi. Termasuk isu jika Jokowi anti Islam, penista agama dan isu lainnya. “Jokowi merupakan sosok dan tokoh Islam yang memiliki niat baik untuk membangun bangsa dan negara,” pungkasnya. (kos)

Komentar

Berita Lainnya