oleh

Khawatir Partisipasi Tak Capai Target

PALI – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengkhawatirkan jika Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) PALI pada 23 September 2020 ini hanya ada satu calon atau calon tunggal.

Kekhawatirkan itu akan target partisipasi pemilih saat pemilihan nanti. Pasalnya, KPUD PALI menargetkan tingkat partisipasi pemilih mencapai 80 persen, lebih tinggi satu persen dari target secara nasional yang hanya 79 persen.

“Kalau pas Pemìihan Legislatif (Pileg) 2019 lalu tingkat partisipasi pemilih mencapai 83 persen, tapi untuk pilkada ini kalau bisa lebih dari Pileg lalu, walaupun memang target kita hanya 80 persen,” ucap Ketua KPUD PALI, Sunario SE, Rabu (19/2).

Diterangkannya, jika benar-benar hanya ada calon tunggal, maka pihaknya akan lebih gencar lagi melakukan sosialisasi agar para pemilih bisa memberikan hak suara mereka.

“Jika calonnya lebih dari satu, maka akan banyak pilihan, tapi kalau calonnya hanya satu bisa-bisa tingkat pastisipasi pemilih menurun, karena masyarakat tidak ada pilihan lain,” terangnya.

Untuk itu, dirinya berharap, agar masyarakat bisa mensukseskan Pilkada PALI dengan menyalurkan hak pilihnya saat pencoblosan nanti yakni pafa 23 September mendatang.

“Kita sudah sering melakukan sosialisasi untuk mengajak masyarakat menyukseskan Pilkada PALI tahun 2020 ini,” bebernya.

Walaupun ada kekhawatiran itu, namun dirinya tetap opitmis jika pada pilkada PALI kali ini tidak akan ada calon tunggal. Pasalnya, proses tahapan pilkada masoh panjang.

“Kan masih banyak tahapan-tahapan yang akan kita lakukan. Apalagi saat ini Partai Politik (Parpol) belum mengumumkan siapa-siapa calon yang bakal disung dan itu ranah parpol bukan kita,” pungkasnya. (ebi)

Komentar

Berita Lainnya