oleh

Kholid Resmikan 224 CPNS Pemkab OKUT

-Headline-1.024 views

BUPATI OKU Timur HM Kholid MD meresmikan CPNS di lingkungan Pemkab OKU Timur sebanyak 224 orang formasi tahun 2018. Sekaligus para CPNS tersebut langsung menerima petikan SK pengangkatan sebagai CPNS yang langsung diserahkan bupati.

Sebanyak 220 CPNS tersebut merupakan jalur formasi umum, dan juga ada formasi khusus eks K2, disabilitas satu orang dan cumloide satu orang CPNS. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Rakyat Pemkab OKU Timur, Rabu (13/3)

Kholid Mawardi
Kholid Mawardi menyerahkan petikan SK kepada CPNS. foto: edwar sagala sumeks.co

Dimana penerimaan cpns formasi tahun 2018 untuk OKU Timur sendiri berjumlah 232 formasi, namun 8 orang tidak lulus. Namun peserta yang lulus passing grade sesuai dengan permenpan RB No 37 tahun 2018 sebanyak 71 orang.

Maka untuk mengatasi kekurangan dalam pemenuhan formasi tahun 2018, Menpan dan RB mengeluarkan permenpan RB No 61 tahun 2018 sehingga jumlah peserta yang bisa mengikuti SKB sebanyak 521 orang yang terdiri dari P1/L 71 orang sedangkan P2/L sebanyak 450 orang.

CPNS Pemkab OKUT
CPNS Pemkab OKUT yang baru diresmikan. foto: edwar sagala sumeks.co

Bupati OKU Timur HM Kholid MD dalam sambutaNnya mengatakan, khusus untuk CPNS yang baru diangkat jangan berbangga diri tapi banyaklah bersyukur terutama bagi yang lulus dengan status P2/L karena merupakan orang-orang yang terpilih karena kebijakan pemerintah pusat dalam rangka memenuhi kuota formasi yang kosong.

“Saya ucapkan selamat kepada 224 orang CPNS yang baru saja diresmikan. Semoga kegembiraan dan kebahagiaan pada hari ini sebagai tonggak sejarah untuk mengembangkan karier di masa mendatang,” katanya.

Kholid menjelaskan para CPNS ini terpilih melalui berbagai tahapan seleksi yang teliti, objektif dan komprehensif. Sehingga individu yang diterima sebagai PNS adalah individu-individu yang memiliki potensi intelektual, bakat, kreativitas, sikap, pola kerja dan kepribadian yang baik. Sehingga CPNS yang diangkat diharapkan menjadi aparatur yang profesional.

“Profesionalisme aparatur tersebut akan tercermin pada tingkat kinerja aparatur dalam penyelenggaraan pemerintah dan pelayanan kepada masyarakat. Sedangkan kinerja yang terpantau, terukur dan selalu diperbaiki lambat laun akan menyatu dalam pelaksanaan tugas dan sikap perilaku aparatur sebagai pencerminan dari terbentuknya kinerja yang baik,” pungkasnya. (adv/sal)

Komentar

Berita Lainnya