oleh

Kirim 1.000 Pekerja Magang ke Jepang Melalui Dana CSR

-Sumsel-1.223 views
PALEMBANG – Pengelolaan dana Coorporate Social Responsibility (CSR) akan dimaksimalkan untuk pengentasan kemiskinan. Salah satu program CSR yang bakal dilaksanakan yakni mengirimkan pekerja asal Sumsel untuk magang ke Jepang. Targetnya, pengiriman pekerja magang tahun ini mencapai seribu orang.

Ketua Forum CSR Kesejahteraan Sosial (Kesos) Sumsel, Rianthony Nata Kesuma mengatakan. Program pengiriman pekerja magang sebenarnya sudah lama dilakukan. Hanya saja, banyak calon pekerja magang selama ini terkendala biaya pelatihan serta ongkos keberangkatan.

“Kami akan mengakomodir biaya pelatihan tersebut melalui dana CSR. Pembiayaan perbankan dan program dari pemerintah Provinsi maupun daerah. Sehingga jumlah pekerja yang dikirim optimal,” kata Rianthony saat dibincangi. Usai Paparan Program Forum CSR Kesos dalam Penanggulangan Kemiskinan dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial dengan Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya di Ruang Rapat Gubernur, Senin (18/2).

Rianthony menuturkan pengiriman pekerja magang ke Jepang merupakan program kerjasama. Antara Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) dengan badan Internasional Man Power Develpment (IM) Jepang. Dimana Jepang membutuhkan sebanyak 700 ribu tenaga kerja di berbagai bidang. Baik infrastruktur maupun manufaktur. Gaji yang ditawarkan juga diatas Upah Minimum di Indonesia. Dimana seorang pekerja magang bisa menerima upah sebesar Rp 20-35 juta per bulannya.

“Kalau tahun ini targetnya sekitar 1000 pekerja yang bisa berangkat,” katanya.

Selama ini, sambungnya, pengiriman pekerja magang kurang berjalan optimal. Dalam setahun, pekerja magang yang dikirim hanya berkisar 50-80 pekerja. “Padahal potensi pekerja magang di Sumsel cukup besar. Dengan adanya program ini, diharapkan lebih banyak lagi pekerja yang dikirim. Dan berdampak terhadap perekonomian masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya mengatakan. Penyaluran dana CSR bisa diarahkan untuk penanggulangan kemiskinan. Sebab, visi dan misi Pemprov Sumsel saat ini mengurangi angka kemiskinan yang saat ini masih sekitar 12 persen menjadi hanya 1 digit. “Kami berharap perusahaan melalui dana CSR bisa berkolaborasi bersama pemerintah mengurangi angka kemiskinan,” pungkasnya. (kos)

Komentar

Berita Lainnya