oleh

Kisah Siti Aisyah si Pembunuh Kim Jong Nam Diangkat ke Layar Lebar

Tiga tahun silam pada tanggal 13 Februari 2017, dunia dihebohkan dengan kasus pembunuhan terhadap saudara tiri dari Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un, Kim Jong Nam. Kisah pembunuhan ini rencananya akan diangkat ke layar lebar dengan judul Assassins.

Seperti yang sudah diketahui, Jong Nam dibunuh di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia oleh dua orang perempuan. Salah satunya adalah seorang warga negara Indonesia bernama Siti Aisyah, dan seorang lagi warga Vietnam bernama Doan Thi Huong. Keduanya membunuh Jong Nam dengan cara membekap menggunakan cairan yang sudah dilumuri senyawa kimia beracun yang disebut risin.

Baik Aisyah maupun Thi Huong kemudian menjelaskan bahwa mereka sama sekali tidak menyangka Jong Nam akan tewas. Keduanya melakukan hal tersebut karena diminta seorang pria tak dikenal yang mengaku seorang karyawan acara televisi komedi dan meminta keduanya melakukan prank kepada Jong Nam. Aisyah dan Thi Huong menyanggupi permintaan itu setelah diiming-iming sejumlah uang.

Lewat proses persidangan yang panjang, keduanya akhirnya diyatakan bebas lantaran tidak terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap Jong Nam. Keduanya bebas pada awal 2019.

Siti Aisyah, salah satu perempuan pembunuh Kim Jong Nam yang dinyatakan bebas pada 2019 lalu. (AFP)

Dilansir dari Hollywood Reporter, distributor film Magnolia Pictures rupanya tertarik untuk menggarap versi layar lebar kejadian menggemparkan itu. Berangkat dengan konsep dokumenter, Assassins akan disutradarai oleh Ryan White.

White menuturkan bahwa ia tertarik mengangkat kisah ini karena sangat menarik dan penuh dengan intrik.

“Peristiwa pembunuhan ini sangat sensasional dan aneh. Kasus ini juga membuat kita semua terpaku pada satu pertanyaan: Siapa sebenarnya dua perempuan misterius yang membunuh Kim Jong Nam,” ujar White.

Lebih lanjut, White mengatakan bahwa tidak semua distributor film mau terlibat dalam penggarapan film dokumenter yang sensitif seperti ini. “Aku bersyukur karena Magnolia bersedia melakukannya. Kami berharap film ini bisa disaksikan dan dinikmati semua orang,” ujarnya.(jawapos/jpnn)

Komentar

Berita Lainnya