oleh

KKS Harus Berdayakan Masyarakat

PANGKALAN BALAI – Kabupaten Kota Sehat (KKS) adalah salah satu program pembangunan berwawasan kesehatan, yang menitikberatkan pada integritas lintas sektoral dan bertumpu pada pemberdayaan masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh Sekda Banyuasin Dr HM Senen Har MSi saat membuka secara resmi kegiatan sosialisasi Kabupaten/Kota Sehat, di Wyndham OPI Hotel, Kamis (10/12).

Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat dilakukan melalui berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat secara bertahap dengan menempatkan masyarakat sebagai pelaku pembangunan dengan dukungan Pemerintah Daerah. Dengan mendapatkan fasilitas dari sektor terkait, melalui program yang telah dilaksanakan.

“Kunci keberhasilan penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat terletak pada dukungan pemerintah, swasta dan masyarakat, serta kolaborasi dan komitmen penuh lintas sektor untuk memenuhi setiap indikator pada setiap tatanan di sektor masing-masing,” ungkap Senen Har.

Lebih lanjut, pada prinsipnya program Kabupaten/Kota Sehat bukan hanya milik sektor kesehatan saja. Namun merupakan milik semua instansi yang ada di daerah, yang nantinya dapat mendekatkan program-program pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah kepada masyarakat.

“Program ini juga sejalan dengan Visi Misi Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera yang salah satu program andalannya yaitu Banyuasin Sehat serta ditahun 2021 ini Kabupaten Banyuasin mengikuti Lomba Kabupaten Sehat kategori Swasti Saba Padapa,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Kadis Kesehatan Banyuasin Dr dr Rini Pratiwi MKes mengatakan pembangunan kesehatan ini untuk meningkatkan kesadaran kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomis.

“Dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan perlu adanya upaya pemberdayaan masyarakat dengan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam keluarga maupun di lingkungan masing-masing dengan adanya keluarga berkembang dan berkualitas maka kuantitas penduduk dengan sendirinya dapat dikendalikan serta akan melahirkan mobilitas penduduk yang menjadi sumber daya manusia mandiri,” sambungnya.

Kabupaten/Kota Sehat merupakan suatu pendekatan yang meningkatkan kesehatan masyarakat dengan mendorong terciptanya kualitas lingkungan fisik, budaya dan produktivitas serta perekonomian yang sesuai dengan kebutuhan wilayah daerah.

Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman tentang konsep dan penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat. Dalam mengikuti program ini Kabupaten Banyuasin termasuk pada Kategori Swasti Saba Padapa dengan kualifikasi penilaian yaitu sarana dan prasarana umum, kehidupan masyarakat sehat dan mandiri, pasar, serta pendidikan.

“Setiap dua tahun sekali diadakan penilaian dan diberikan penghargaan “SWASTI SABA” untuk Kabupaten/Kota Sehat dari Presiden Republik Indonesia yang diklasifikasikan menjadi tiga katagori, yakni Penghargaan PADAPA. Kami berharap Kabupaten Banyuasin dapat menjadi salah satu pemenang dalam kategori ini,” tutupnya.

Komentar

Berita Lainnya