oleh

Klasifikasi Izin Lingkungan di Pagaralam Disesuaikan Jenis Usaha Pemohon

-Sumsel-202 views

PAGARALAM – Pengawasan dampak lingkungan imbas dari aktifitas usaha industri  ataupun program pembangunan intent diawasi Dinas Lingkungan Hidup Kota Pagaralam.Tidak terlepas dari itu, terkait penerbitan izin disesuaikan dengan klasifikasi usaha yang diajukan permohon.

Sebagaimana diutarakan, Kepala DLH Kota Pagaralam, Joni SE melalui Sekretaris Bonsen Hendi ST, bahwa izin lingkungan yang diterbitkan ada beberapa klasifikasinya, mulai dari SPPL, UKL UPL hingga Amdal.

“Jadi, untuk klasifikasi izinnya kita lihat dulu apa jenis usahanya,” kata dia  seraya mengatakan mengenai payung hukum kewajiban pemilik usaha mengurus izin lingkungan ini tertuang dalam aturan Perwako No. 32 tahun 2017 tentang jenis usaha dan atau kegiatan yang wajib memiliki upaya pengelolaan lingkungan hidup dan upaya pemantauan lingkungan hidup dan surat pernyataan kesanggupan pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup di Kota Pagaralam.

Dia juga menyebutkan, semakin besar kecilnya usaha, atau luasan lokasinya juga menentukan izin apa yang seharusnya diurus. Dia mencontohkan, semisal PTPN VII dengan kalisfikasi izin lingkungannnya adalah Amdal.

Sementara untuk di Kota Pagaralam, lanjut Bonsen didominasi SPPL. Bahkan untuk usaha sekelas hotel dan penginapan yang ada di Pagaralam juga sebatas mengurus Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan Lingkungan (SPPL). “Bahwa untuk penerbitan dokumen izin lingkungan ini (SPPL) gratis,” kata dia.

Ditambahkan, Kabid Penataan Penaatan Perlindungan, Pengelolaan Lingkungan Hidup (P4LH), Arief Kurniawan SH Msi kepada Koran ini belum lama ini, untuk penerbitan izin lingkungan di semester I 2019 ini, atau Januari hingga Juni sebanyak 115 SPPL, 1 UKL UPL sudah kita terbitkan. Di 2018 silam sebanyak 902 SPPL diterbitkan.

“Izin usaha lingkungan yang kita terbitkan ini tiap semester (per enam bulan) kita cek ke lapangan. Apakah sudah kadaluarsa atau tidak. Perlu diperbaharui izin lingkungannya jika tempat usaha pindah.Termasuk adanya peningkatan sarana dan praarana usaha, kebijakan pemerintah, peningkatan produksi, ganti pemilik,” pungkasnya. (Ald)

Komentar

Berita Lainnya