oleh

Klub Tunggu Regulasi, Menpora Ingatkan PSSI

JAKARTA – Klub masih bingung mau memulai persiapan dari mana. Ini karena mereka belum menerima regulasi yang mengatur jalannya turnamen pramusim. Mulai dari aturan komposisi pemain, hadiah, match fee, juga aturan teknis pertandingan dimasa pandemi Covid 19.

“Kami menunggu regulasinya seperti apa. Sampai saat ini belum ada,” terang Wadirut PT Sriwijaya Optimisn Mandiri Hendri Zainudin.

Faisal Mursyid, selaku sekretaris perusahaan yang kelola Sriwijaya FC juga mengaku belum ada surat apapun masuk ke klub terkait turnamen pramusim. Apakah itu terkait surat undangan turnamen atau surat undangan pertemuan klub untuk bahas turnamen ini. “Belum ada surat apapun masuk ke klub,” ujar Faisal.

Menpora Zainudin Amali yang namanya dipertaruhkan dalam turnamen pramusim ini juga memberikan warning kepada PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai pengelola turnamen. Ini agar mereka bisa menjaga komitmen dalam menggelar pertandingan di tengah pandemi Covid 19. “Izin ini keluar berkat kerja semua, tidak ada yang menonjol. Izin dari Kepolisian ini saya berikan ke PSSI sebagai pegangan untuk menggelar turnamen pramusim. Tolong dijaga dengan baik, dijalankan sesuai apa yang dijanjikan. Ini bisa menjadi contoh bagi kegiatan-kegiatan lainnya,” ingat Menpora Zainudin Amali saat acara penyerahan izin keramaian dari Kepolisian kepada Ketum PSSI Mochamad Iriawan di Kemenpora, Jumat (19/2).

Saat presentasi, pihak PSSI dan LIB sepakat untuk menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Di antaranya saat di area stadion, semua wajib memakai masker, pengecekan suhu tubuh, tidak boleh kontak fisik, jaga jarak aman. Kemudian membatasi jumlah orang yang ada disalin hanya 299 orang. Saat hati H pertandingan, LIB bertanggung jawab melakukan tes swab PCR kepada pemain, ofisial tim dan perangkat pertandingan di hotel pada pagi hari pukul 09.00 WIB.

Kemudian kapasitas bus hanya diisi 50 persen dari kapasitas. Pertandingan dilaksanakan tanpa penonton. Melarang adanya nonton bareng. Jika ada yang kelaparan suporter nonton bareng maka klub terkait akan ditindak. Bisa berujung sanksi.

“Lama kita menunggu, akan lebih lama lagi jika kita tidak bisa mematuhi apa yang sudah kita komitmenkan. Ingat, izin ini untuk turnamen pramusim. Durasinya pendek tapi itu menentukan nasib kompetisi. Kalau turnamen bisa dijaga dengan baik, berjalan sesuai komitmen dengan apa yang telah dipersiapkan oleh pengelola turnamen, maka insyaallah saya yakin pihak kepolisian akan keluarkan izin lagi,” terangnya.(kmd)

Komentar

Berita Lainnya