oleh

KMHD Serukan Tolak Politik Uang, Hoax dan SARA

PALEMBANG – Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma (KMHD) Sumsel menggelar aksi damai di Bundaran Air Mancur (BAM) Palembang, Jumat (22/3).

“Ini merupakan bentuk suara mahasiwa yang kritis dalam demokrasi, kita suarakan langsung dihadapan masyarakat kota Palembang,” kata I Wayan Darmawan, Pimpinan Daerah KMHD Sumsel.

Menurutnya, kesadaran mahasiswa untuk menyuarakan hal ini diharapkan agar bisa mengedukasi masyarakat untuk tidak Golput.

Menurutnya, masyarakat memiliki alasan kuat untuk memilih calon pemimpin, baik itu Capres, pemimpin di daerah, dan pileg berdasarkan hati nurani. Sehingga akan tumbuh rasa menjaga NKRI.

“Ada sekitar 45 anggota Mahasiwa Hindu di Palembang yang hadir melakukan aksi damai ini.
Sumatera Selatan merupakan daftar 21 provinsi dan 51 kota di seluruh Indonesia yang turut serta melakukan aksi damai,” ungkapnya.

Ini bertujuan agar Kader KMHDI Sumsel menjadi pelopor dalam pelaksanaan pemilu 2019.

“Bersama masyarakat ciptakan pemilu bersih, aman, damai, menolak politik uang, menolak sara dan hoaks, “ kata I Wayan Darmawan.

Sementara itu, humas aksi damai KMHDI Sumsel, I Putu B Krisna menjelaskan, jika ada beberapa sikap yang disampaikannya dalam aksi damai serentak ini yakni, mengambil sikap agar kembali ke demokrasi kerakyatan yang berdasarkan.

Pancasila, kemudian Pemilu harus mendorong rakyat untuk cerdas dalam berpolitikm esensi Pemilu sepenuhnya untuk kepentingan rakyat bukan untuk kerabat apalagi korporat.

“Kemudian kita imbau kepada rakyat untuk mengedepankan kepentingan bersama ketimbang larut dalam konflik beda pilihan,” cetusnya.

Yang tak kalah penting, lanjutnya, KMHDI mendorong pelaksanaan pemilu yang damai. Tanpa politik uang dan SARA.

“Kita wajib menjaga persatuan dan kesatuan. Apapun yang terjadi pilihan akan menentukan kemajuan Indonesia,” tegasnya.

(cj15)

Komentar

Berita Lainnya